HETANEWS

Berawal Razia Antisipasi Teroris, Polres Tanjungbalai malah Temukan Narkoba di Kos-kosan

Tersangka saat diamankan di Kos-kosan. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com - Kejadian bom bunuh diri di Poltabes Medan dan diamankannya beberapa terduga teroris, langsung disikapi Polres Tanjungbalai dengan melaksanakan razia, dalam rangka cipta kondisi.

Namun bukannya teroris yang didapat, petugas gabungan dari Satuan Sabhara dan Satres Narkoba, justru menemukan narkoba dan mengamankan seorang lelaki.

Pelaku bernama Fatur Rahman Manurung alias Roma (22), warga Dusun I Desa Sei Kepayang Tengah, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, yang diamankan di sebuah Kos-kosan, di Jalan Sudirman Batu 7, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, pada Sabtu (16/12/2019) lalu, pukul 16.00 WIB.

Petugas awalnya memeriksa KTP dan menanyakan alamat rumah, namun curiga dengan keadaan kamar kos pelaku. Apalagi dengan ditemukannya puluhan plastik klip transparan kosong dan 1 buah timbangan elektrik.

Dan saat badan tersangka dipreriksa, petugas menemukan 1 buah dompet kecil dari saku belakang sebelah kiri celananya yang berisi sabu seberat 0,14 gram.

Barang bukti yang disita dari tersangka. (foto/ferry)

Selain itu, turut disita uang tunai Rp 80.000 yang diduga hasil penjualan barang haram tersebut.

Kepada petugas, pelaku mengaku, sabu tersebut diperolehnya dari seorang lelaki, berinisial JH, warga Sei Kepayang, Kabupaten Asahan.

Dirinya juga mengaku, bahwa ia sudah 2 tahun lebih bisnis Narkoba dan menjualnya secara eceran atau paket hemat, selain untuk dipakainya sendiri.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira, membenarkan kejadian tersebut.

Katanya, tersangka beserta barang bukti, lansung dibawa ke Satres Narkoba Polres Tanjungbalai untuk diproses lebih lanjut.

Terhadap tersangka, dijerat dengan Pasal  114 (1) Subs  Pasal 112 (1) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, tutup Kapolres, Minggu (17/11/2019).

Penulis: ferry. Editor: gun.