HETANEWS

Ferry Sinamo Singgung Hefriansyah Soal Gagalnya Pembangunan Tugu Sang Naualuh

Walikota Hefriansyah meletakkan batu pertama pembangunan Tugu Sang Naualuh di Lapangan Adam Mali, 10 November 2019. [foto: Lazuardy Fahmi]

Siantar, hetanews.com - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pematangsiantar, Ferry SP Sinamo, menyinggung kebijakan Walikota Hefriansyah memindahkan lokasi tugu Sang Nauluh hingga pembangunannya dihentikan. Menurut Ferry, seharusnya Hefriansyah meneruskan program pembangunan tugu oleh Walikota periode sebelumnya. 

"Karena,  Walikota Hefrsiansyah ini adalah paket-nya Almarhum Hulman Sitorus. Jadi kebijakan almarhum pak Hulman itu, maunya diikutilah. Karena walikota pun beliau [Hefriansyah] gara-gara berpaket dengan Pak hulman Sitorus, hormati dong," kata Ferry Sinamo, ditemui usai rapat paripurna Nota Jawaban walikota atas pandangan fraksi, Rabu (13/11/2019).

Hulman Sitorus, Walikota Pematangsiantar periode 2010-2015 sebelumnya sudah menetapkan lokasi pembangunan tugu dan meletakkan batu pertama pembangunan tugu di lokasi bundaran Makam pahlawan, Jalan Sang Naualuh Pematangsiantar, pada tahun 2012.

Baca juga: Ini Penjelasan Walikota Hefriansyah Memindahkan Tugu Sang Naualuh Ke Lapangan Adam Malik

"Kalau mau dibangun, dibangun lah sesuai dengan apa yang dikaji dan apa yang telah disepakati peletakkan batu pertama oleh almarhum Hulman Sitorus," imbuhnya.

"Ini dipindah kesana dipindah kesini, berarti, ada begini indikasinya. Apakah ada niat walikota dipindah-pindahkan ini biar jangan dibangun dulu tugu Sang Naualuh itu. Ada indikasi seperti itu," katanya menambahakan.
 

Ferrys SP Sinamo

Pada tahun 2018 Walikota Hefriansyah secara tiba-tiba mengeluarkan surat pemindahan lokasi pembangunan tugu ke Lapangan H Adam Malik. Setelah pembangunan dilakukan, muncul penolakan hingga pembangunan tugu resmi dihentikan. Meski begitu tidak ada kelanjutan pembangunan tugu selanjutnya.

Baca juga: Wali Kota Pindahkan Tempat Tugu Sang Naualuh ke Lapangan Adam Malik

Menurut wakil ketua Komisi II ini, pemindahan tugu ke Lapangan Adam Malik itu juga tidak selaras dengan Perda No 15 Tahun 1989.

"Perda No 15 Tahun 1989 tentang Lapangan H Adam Malik apa fungsinya disana? padahal ada [pembangunan] tugu. Sementara [pembangunan] tugu dulu sudah ada disahkan, peletakan batu pertama oleh almarhum Walikota Pak Hulman," jelasnya. 

Selain itu, kata Ferry, pembangunan tugu Sang Nangauluh sudah tepat di lokasi bundaran Makam Pahlawan, karena di lokasi tersebut juga dinamai dengan Jalan Sang Naualuh.

"Masa tugu Sang Naualuh tidak di jalan Sang Naualuh. Kalau kita di Jakarta tugu Sudirman dimana dibuat, tugu Sisingamangaraja dimana dibuat, nah jadi tugu Sang Naualuh seharusnya yang sudah melalui kajian pada waktu itu dan sudah melakukan peletakan batu pertama, di jalan Sang Naualuh loh," tutupnya.

Baca juga: Tugu Raja Siantar Terbengkalai, Dianggap Penistaan Berkelanjutan

 

Penulis: gee. Editor: edo.