HETANEWS

Pegawai Krakatau Steel Terduga Teroris Mantan Ketua RT di Lingkungannya

Densus 88 Kembali Geledah 2 Rumah di Sukoharjo. ©2019

Serang, hetanews.com - Salah satu terduga teroris yang bekerja di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan mantan ketua Rukun Tetangga (RT) di lingkungannya di salah satu daerah di Kota Serang.

QK (50) salah satu terduga teroris yang diamankan Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Banten bekerja sebagai supervisor di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Tiga lainnya adalah DA (28), AP (45) dan MA (45).

"Saya merasa kaget karena beliau mantan RT dan tokoh masyarakat di sini tidak ada yang mencurigakan," kata Ketua RT setempat Erwan Toy saat ditemui di rumahnya, Jumat (15/11).

Bahkan menurutnya, setiap keputusan terkait kegiatan yang ada di lingkungannya selalu meminta pendapat kepada QK. Karena dia dianggap sebagai tokoh yang dituakan di lingkungannya.

"Setiap keputusan (kegiatan) di sini sering diminta masukan. Maulid dan rapat aktif. Tidak mencirikan beliau jaringan atau apa," katanya.

  • 10 Terduga Teroris Ditangkap

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror meringkus sepuluh orang terduga teroris sepanjang 9 November hingga 13 November 2019. Empat di antaranya ditangkap setelah insiden bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara.

"Ada 10 orang yang sudah diamankan, jadi 5 orang di Riau, kemudian satu orang di Bekasi, kemudian 3 orang di Banten, satu orang di Jawa Tengah. Itu di luar yang istri pelaku yang ada di Medan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mako Brimob Kelapa 2 Depok, Kamis (14/11/2019).

Dedi membeberkan, polisi lebih dulu menangkap lima terduga teroris di Riau. Mereka berinisial S, WN, MF, S alias Umu Salsabila dan Y. Selanjutnya, satu terduga teroris di Bekasi. Kemudian, tiga orang terduga teroris di kawasan Banten. Terakhir di Jawa Tengah.

Tiga terduga teroris yang ditangkap di Banten diciduk usai bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Dedi memastikan mereka merupakan anggota dari kelompok Ansharut Daulah (JAD) Banten yang terafiliasi ke ISIS.

"Empat tersangka tersebut ada tersangka yang juga pernah mengikuti latihan militer dan ada juga yang sudah mengikuti perang bersama ISIS di Suriah. Saat ini sedang dikembangkan oleh tim densus 88," ujar dia.

Sumber: merdeka.com

Editor: suci.