HETANEWS

BKD Ajukan Anggaran Untuk Seleksi JPTP Tahun 2020

Rapat Komisi I dengan BKD Pematangsiantar, Kamis (14/11/2019)

Siantar, hetanews.com - Badan Kepegawaian Daerah [BKD] Pematangsiantar mengajukan anggaran senilai Rp 591 Juta untuk seleksi JPTP tahun 2020. Hal itu disampaikan saat rapat dengan Komisi I DPRD Pematangsiantar, Kamis (14/11/2019).

Plt BKD, Zainal Siahaan menyampaikan bahwa pada awal 2019 ada 11 JPTP [jabatan pimpinan tinggi pratama] yang kosong. Karena keterbatasan dana, kata zainal, maka 8 jabatan yang dilelang.

"Karena keterbatasan dana kita harus melalui seleksi terbuka. Karena kemampuan keuangan kita terbatas, jadi hanya 8 jabatan yang dilelang," katanya.

Dari 8 Jabatan yang dilelang itu, sambungnya, ada 2 yang tidak memenuhi persyaratan jabatan. Itu dikarenakan kurangnya pelamar. 

"Seperti BKD kurang pelamar sehingga tidak memenuhi persyaratan. Begitu juga dengan Inspektorat," ujarnya

Baca juga: Jawaban Wali Kota dan Sekda Berbeda Saat ditanya Seleksi JPTP

Dari 8 jabatan yang dilelang, 5 orang yang lulus sudah dilantik. Sementara 1 jabatan lagi yaitu Sekwan [Sekretaris Dewan] masih menunggu konsultasi dari pimpinan dewan.

"Sekwan belum mendapat hasil konslutasi dari pimpinan dewan. Sebenarnya ada 3 orang yang hasil yang terpilih disana. Tappi karena belum ada hasil konsultasi dari pimpinan dewan sehingga belum dilantik," katanya.

Zainal mengatakan saat ini ada 6 Plt [Pelaksana tugas] di lingkungan pemerintahan. Untuk itu pihaknya membuka seleksi terbuka pada awal tahu 2020. 

"Sampai saat ini di eselon II sebanyak 6 jabatan. Karena untuk memenuhi jabatan itu harus memenuhi seleksi. Jadi untuk tahun ini, maka rencana kita akan dibuka pada awal tahun 2020,"bebernya.

Masih kata Asisten II Pemko Pematangsiantar ini, untuk melakukan seleksi JPTP, 3 bulan sebelum itu harus menyampaikan standart kompetensi ke KEMENPAN. 

"Jadi kita sudah mengusulkan itu, mudah-mudahan kita dapat persetujuan atas standart kompetensi untuk membuka jabatan yang lowong itu," ungkapnya.

Baca juga: Wali Kota dan Sekda Tak Harmonis, Penataan ASN Tak Berjalan Dengan Baik

Untuk memenuhi dibukanya seleksi jabatan itu, kata Zainal, satu jabatan lowong harus 4 pelamarnya. Kemudian untuk memenuhi yang 4 itu pegawai minimal memiliki persyaratan Ditlatpim 3. 

"Pegawai kita harus memiliki persyaratan minimal ditlatpim 3. karena keterbatasan dana, jadi belum begitiu banyak mendapat sertifikat ditlatpim 3 sehingga ada jabatan itu tidak memenuhi pelamarnya," pungkasnya.

Dihadapan anggota Komisi I, Zainal mengatakan status puluhan Plt Kepsek di Pematangsiantar tidak bisa diangkat diakibatkan Permendikbud No 6 Tahun 2018.

"Sesuai dengan permendikbub orang dapat  memnduduki jabatan kepsek harus memiliki sertifikat kepsek. Sementara sampai saat ini mereka masih belum ada memeliki sertifikat diklat calon kepsek," tukasnya.

Baca juga: Wali Kota Hefriansyah Lantik 5 Pejabat dari Hasil Seleksi 8 Jabatan Lowong

Penulis: gee. Editor: edo.