HETANEWS

Pemerintah Perpanjang Masa Transisi Darurat Gempa Lombok

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Munardo di Makassar. ©2019

Lombok, hetanews.com - Pemerintah sepakat memperpanjang masa transisi darurat gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan berakhir pada 31 Desember 2019. Kepala Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menjelaskan, perpanjangan tersebut akan berjalan namun belum disepakati akan diperpanjang hingga berapa bulan.

"Jadi hasil kesepakatan tadi akan diperpanjang apakah itu tiga bulan atau empat bulan," ujar Doni usai rapat koordinasi tentang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Provinsi Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat yang dipimpin Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, Kamis (14/11).

Dia menjelaskan waktu perpanjangan tergantung hasil evaluasi Pemprov NTB. Nantinya, kata dia, diputuskan berapa lama masa transisi tersebut. Doni juga berharap perpanjangan masa transisi bisa melanjutkan proses perbaikan rumah-rumah terdampak gempa.

"Kita harapkan 100 persen rumah penduduk baik rusak berat sedang dan ringan itu bisa selesai," ujar Doni.

  • Wapres Berharap Jaminan Hidup Korban Gempa Segera Cair

Wakil Presiden Ma'ruf Amin, kata Doni, juga berharap jaminan hidup bisa segera dicairkan kepada masyarakat yang telah menunggu cukup lama. Sebab, sesuai aturan jaminan hidup baru bisa disalurkan setelah berakhir masa tanggap darurat.

"Tadi Pak Wapres telah meminta kepada Kemenkeu dalam hal ini wamenkeu untuk bisa mencarikan satu solusi, sehingga bantuan jaminan hidup dari pemerintah pusat melalui kementerian sosial itu bisa disalurkan lebih cepat dari apa yang selama ini dalam perencanaan," ujar Doni.

Sumber: merdeka.com

Editor: suci.