HETANEWS

Pukul Kepala Istrinya Pakai Linggis, Pak Diva Dituntut 2,6 Tahun Penjara

Terdakwa berjalan meninggalkan ruang sidang, usai dituntut 2,6 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Rahman Pandiangan als Pak Diva (46), terbukti nekat memukul kepala istrinya dengan linggis sebanyak 2 kali hingga bocor.

Terdakwa akhirnya dituntut 2,6 tahun penjara oleh jaksa, Doniel Ferdinan SH, di PN Simalungun, Kamis (14/11/2019).

Atas tuntutan jaksa, terdakwa memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim, pimpinan Roziyanti SH.

"Saya menyesal yang mulia, saya mohon agar hukuman saya diringankan,"mohon terdakwa, siang itu.

"Nanti kau ulangi lagi, bagaimana kalau diulangi?, "tanya hakim. "Saya siap dihukum seberat-beratnya bu hakim,"jawab terdakwa.

Menurut jaksa, penganiayaan itu dilakukan terdakwa, pada Selasa , 16 Juli 2019 lalu, sekitar pukul 07.20 WIB, di lantai 2 rumahnya, di Jalan Mesjid Kampung Toba Seribudolok, Kecamatan Silimakuta.

Pagi itu, saksi korban (istri terdakwa,red), Only Bethaida Silalahi als Mak Dita, sedang mengemasi barang - barangnya.

Lalu terdakwa naik ke lantai 2 rumahnya dan mengatakan, mau kemana kau?. "Sukak ku lah, aku gak mau ribut - ribut lagi, “kata korban.

Sehingga keduanya bertengkar mulut. Terdakwa memukul wajah korban hingga beberapa kali.

Tak hanya itu, terdakwa yang melihat linggis di dekat pintu, langsung mengambil dan memukul kepala korban sebanyak 2 kali.

Korban berdarah dan disuruh anaknya lari. "Lari mamak,"kata Cantique, salah satu dari putri mereka. Korban lari meminta pertolongan warga dan melaporkan ke Polsek Saribu Dolok.

Akibatnya, korban mengalami jahitan dan selama sebulan lebih tidak dapat beraktifitas.

Dari perkawinan keduanya, dikarunia 4 orang anak. Terdakwa dipersalahkan jaksa, dengan pasal 44 (2) dan (1) UU RI No.23/2004 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Untuk pembacaan putusan, Roziyanti SH didampingi hakim anggota, Justiar dan Nasfi, menunda persidangan hingga sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.