HETANEWS

Item Anggaran Dishub Tidak Sesuai dengan Dokumen Penjabaran R APBD 2020

Esron Sinaga saat memberikan penjelasan, Kamis (14/11/2019).

Siantar, hetanews.com - Komisi III DPRD menemukan ketidak sesuaian item anggaran antara dokumen penjabaran R APBD 2020 dengan RKA yang disampaikan Dishub Pematangsiantar. Rapat akhirnya diskros selama 1 jam, Kamis (14/11/2019).

"Dibuku penjabaran anggaran [dokumen T APBD 2020] ini rapat-rapat kordinasi dan konsultasi Rp 477 Juta, sementara RKA yang bapak berikan ini hanya Rp 294 Juta. Ada perbedaan yang sangat mencolok, ada apa ini?," kata Sekretaris Komisi III, Daud Simanjuntak.

Daud menilai ada ketidaksesuaian antara dokumen penjabaran R APBD yang diterima dengan RKA [Rancangan Kerja Anggaran] yang disampaikan Dishub Pematangsiantar.

Hampir seluruh anggota Komisi III menemukan kejanggalan tersebut. Kemudian diminta kepada Dishub untuk mensinkronkan kedua data tersebut. 

Esron Sinaga berkilah dan menyebut angka-angka dalam dokumen dan RKA tidak ada perubahan atau sesuai pagu anggaran yang ditetapkan. 

"Jadi awalnya kan kami sudah sampaikan rencana kami, rupanya ada perkembangan kebutuhan-kebutuhan," ucapnya.

Ketua Komisi III, Denny Siahaan, ditemui usai rapat diskors menjelaskan bahwa pihaknya butuh data yang akurat. "Kita mau rincian yang akurat. Artinya dana yang dikeluarkan harus akurat," tegasnya.

Disinggung adanya indikasi lain atas adanya perbedaan item anggaran tersebut, Denny mengatakan pihaknya hanya meminta perbaikan dan sinkronisasi data.

 "Artinya kita tidak menuduh, tapi mau mengupas ini, agar anggaran yang dipakai tepat sasaran," tegas Anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Baca juga: Nota Jawaban Walikota Atas Pandangan Umum Fraksi Normatif

Penulis: gee. Editor: edo.