HETANEWS

Bersalah Karena Pelecehan Rasisme, Bernardo Silva Dihukum Larangan Bermain 1 Laga

Pemain Manchester City Bernardo Silva.

Inggris, hetanews.com - Federasi Sepak Bola Inggris (FA) resmi menghukum larangan tampil satu laga kepada Gelandang Manchester City Bernardo Silva, Rabu (13/11/2019). Dia dinyatakan bersalah terkait unggahannya yang berbau pelecehan rasisme kepada rekan setimnya Benjamin Mendy.

Pada September lalu, Silva memperlihatkan foto masa kecil Mendy. Dalam foto tersebut, Mendy disamakan dengan logo Conguitos yang merupakan karakter dari cokelat asal Spanyol, yang berkulit hitam.

Meski hanya bercanda, unggahan itu mendapat kritik dari berbagai kalangan. Badan yang bergerak di bidang antirasisme, Kick It Out melaporkan Silva ke FA atas perbuatannya itu.

Pemain berusia 25 tahun tersebut kemudian menulis surat permohonan maaf, sekaligus mengakui perbuatannya. Namun, FA tetap memberikannya hukuman.

“Bernardo Silva telah mendapatkan hukuman larangan main satu pertandingan, denda 50.000 poundsterling (Rp903 juta) dan harus menjalani edukasi, setelah mengakui pelanggaran peraturan FA E3,” bunyi pernyataan resmi FA dikutip Sky Sports.

“Aktivitas media sosial gelandang City itu pada 22 September 2019 telah melanggar peraturan FA E3(1), karena menghina. Dia juga memperburuknya dengan melanggar peraturan E3(2), karena mengimplikasikan ras, etnis dan warna kulit,” ujarnya.

Dengan keputusan itu, Silva tidak akan bisa membela City pada pertandingan Premier League berikutnya melawan Chelsea, Minggu (11/24/2019) dini hari WIB. Namun, dia beruntung karena terhindar dari hukuman yang lebih berat, berupa ancaman larangan tampil selama 6 bulan.

sumber: inews.id

Editor: sella.