HETANEWS.COM

Koreksi Nota Jawaban, Alex: Seolah-olah Walikota Tak Menganggap PKPI

Alex Wijaja Panjaitan

Siantar, hetanews.com - Sekretaris fraksi PAN Persatuan Indonesia DPRD Pematangsiantar, Alex Wijaya Panjaitan protes terhadap nota jawaban walikota. Alex menilai, walikota seolah-olah menganggap PKPI tidak ada di kursi DPRD.

Protes disampaikannya kepada wakil Walikota Togar Sitorus, setelah menginterupsi pimpinan rapat, Timbul Lingga, dalam paripurna nota jawaban walikota atas pandangan umum fraksi DPRD, Rabu (13/11/2019).

Dalam nota jawaban walikota, kata Alex, berungkali dituliskan fraksi PAN. Sementara nama fraksi DPRD Pematangsiantar itu adalah PAN Persatuan Indonesia, yang tergabung dari 2 anggota DPRD dari PAN [Partai Amanat Nasional] dan 1 orang dari PKPI [Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia].

"Perlu diketahui, di DPRD ini tidak ada fraksi PAN. Yang ada  fraksi PAN Persatuan Indonesia. Jadi disini seoalah-olah walikota tidak mengakui keberadaan PKPI di DPRD Pematangsiantar," tegas anggota Komisi II ini.

Alex merupakan anggota DPRD terpilih dari Dapil 3 Pematangsiantar pada Pemilu 2019. Dia merupakan anggota DPRD satu-satunya dari PKPI dari jumlah 30 anggota DPRD Pematangsiantar.  

Meski begitu, dia dengan tegas meminta supaya nota jawaban walikota tersebut dikoreksi dengan penulisan fraksi yang benar.

Masih dalam rapat paripurna, Wakil walikota Togar Sitorus menyampaikan kesedian untuk memperbaiki penulisan kata tersebut. "Jadi ini atas koreksinya, kami ucapkan terimakasih dengan ini tentunya kami akan perbaiki," ucapnya.

Ditemui usai rapat, Alex menjelaskan kejanggalan atas penulisan yang dibuat dalam nota jawaban walikota. "Ini seolah-olah walikota tak menganggap PKPI di DPRD ini. Walau pun satu orang, kita [Anggota DPRD] kan, punya kewajiban dan punya hak yang sama," jelasnya.

Ia menilai masalah penulisan nama fraksi itu merupakan hal yang sederhana. Tapi, kata dia, Walikota Hefriansyah mengabaikan persoalan yang sesimpel itu. 

"Masalah sesimpel ini saja pun, walikota dengan pemerintahannya tidak bisa mengurus ini. Ini masalah simpel, tapi ini kalau dibiarkan seoalah-olah ini melecehkan," katanya

Pun demikian, pria berumur 28 tahun ini tetap berterimakasih kepada Wakil Walikota yang telah mengakui kesalahan penulisan tersebut dan bersedia melakukan perbaikan.

Baca juga: Tak Hadir Paripurna, Tanda tangan Walikota Hefriansyah Diganti

 

Penulis: gee. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!