HETANEWS

Korban Tersengat Listrik Saat Banjir, Ini Penjelasan ULP PLN Tanah Jawa

Para sanak saudara dirumah duka, Selasa 12 November 2019

Simalungun, hetanews.com - Manajer ULP PLN Tanah Jawa, Martua Nasution, menampik jika pihaknya disebut lalai tidak memadamkan listrik saat banjir. Peristiwa yang mengakibatkan Sriwati meninggal tersengat listrik saat banjir melanda, dikatakan musibah. 

"Kalau dianggap kelalaian PLN, tidak lah. Itu kan musibah banjir, kalau kami dibilang lalai tidak lah. Namanya juga sudah banjir, semua kampung itu kena banjir," kata Martua dihubungi Selasa, (12/11/2019) malam.

Dijelaskanya, kejadian banjir di beberapa dusun di Nagori Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, pada Senin (11/11) kemarin, pihaknya sudah melakukan pemadaman listrik di wilayah tersebut. 

"Sebelum kita padamkan , katanya si Ibu [korban] masuk kedalam rumah, katanya hendak mencabut Kulkas atau memindahkan Kulkas tapi gak dimatikan skring, iya kena strum lah, jadi dia kena strum dalam rumah," katanya.

Berdasarkan informasi yang ia terima, di wilayah pemukiman kompleks perkebunan PTPN IV Afdeling VI yang merupakan tempat tinggal korban, banjir cukup tinggi. 

"Pas air sudah tinggi, kita sudah padamkan. Ada lima travo kalo enggak salah. Tapi lokasi korban itu, Travo Balimbingan 47," katanya.

"Jadi diantara travo-travo yang disitu, itu yang lama kita hidupkan. Di lokasi tempat korban, itu yang parah [banjir]. Lebih tinggi sendiri disitu," ucapnya menerangkan.

Pada saat banjir, kata Martua, kebetulan petugas PLN ada yang tinggal dilokasi. Sehingga pada saat banjir bandang menimpa rumah penduduk, petugas langsung menginformasikan pemadaman arus listrik.

Masih kata dia, jika banjir sudah mencapai satu lutut orang dewasa, pihaknya langsung memadamkan listrik. 

Kemudian dia menyarankan, jika terjadi banjir warga disarankan mematikan skring dan meteran listrik rumah. Pihaknya, kata dia, tidak ada upaya antisipasi khusus terhadap wilayah yang rawan banjir.

"Kita minta sama warga, kalau sudah banjir minta tolong skring-nya dimatikan supaya arusnya tidak tersambung. Skring sama alat pembatas dibawah meteran, MCB, alat pembatas daya," jelasnya.

Baca juga: Sebelum tersengat Listrik, Sriwati Selamatkan 2 Anaknya dari Banjir

Penulis: gee. Editor: edo.