HETANEWS

Pembunuh Suami Mantan Wartawati Diobservasi Selama Dua Minggu di RSJ Medan

Polres Siantar saat menggelar press release, beberapa waktu lalu. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Setelah berkas tersangka Suheri Sihombing (32), dikembalikan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar atau P19 ke Polres Siantar, pada Senin, 4 November 2019, lalu, kini pihak Polres Siantar, harus membawa tersangka, menjalani observasi selama dua minggu di RSJ Medan.

"Rencananya dalam minggu ini akan kita bawa tersangka Suheri Sihombing ke RSJ Medan untuk diobservasi selama 2 minggu," ucap salah satu Juper, Bripka KS, ketika berada di ruang kerjanya, Selasa (12/11/2019).

Selama dalam proses pemberkasan di kepolisian, katanya, tidak ada sama sekali kejanggalan yang ditemukan kepada tersangka.

Tersangka juga mampu menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan kepadanya. Mulai dari awal dirinya menikam korban Vecky Erwanto alias Uwan Damanik hingga tewas, ungkapnya.

"Bahkan semua pertanyaan yang kita tanyakan semua dijawab dengan benar. Pada saat kami menanyakan, dimana disimpan pisau setelah menikam korban, tersangka juga memberikannya. Tapi karena ini adalah petunjuk dari jaksa (Kejari Siantar,red), maka kami akan melakukan petunjuk tersebut," akhirnya.

Baca juga: Kejari Siantar Kembalikan Berkas Kasus Pembunuhan Tukang Gojek, Polisi Diminta Periksa Kejiwaan Tersangka

Dalam pemberitaan sebelumnya, Uwan dengan seorang temannya Andreas (28), sedang minum bandrek, di salah satu warung kopi, di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, tepatnya di sekitar Shoow Room Apollo Motor, Sabtu, 28 Oktober 2019, lalu.

Saat suami dari mantan seorang wartawati ini, sedang asyik minum dengan temannya, tersangka Suheri Sihombing mendadak muncul dan memesan mie goreng, serta duduk berhadapan dengan korban.

Namun tanpa basa basi, Suheri mengambil sembilah pisau yang sudah dibawanya dari rumah dan  menghampiri Uwan.

Ketika itu juga, dengan membabi buta, ayah dua anak yang berdomisili di Jalan Pane, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur itu, langsung menancapkan pisau ke tubuh Uwan, hingga 7 liang banyaknya dan mengakibatkan Uwan tewas di RSVI Siantar.

Penulis: res. Editor: gun.