HETANEWS

Gelapkan Uang Penjualan Minyak, Karyawan SPBU Jalan Ahmad Yani Dipolisikan

Tersangka Febri yang diamankan Polisi karena gelapkan uang penjualan minyak. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Menggelapkan uang hasil penjualan bahan bakar minyak (BBM), salah satu karyawan SPBU, yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, digiring ke Polres Siantar.

Ayah beranak satu, yang diketahui bernama Febri (26), warga Jalan Medan Gang Subur, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok ini, menggelapkan uang hasil penjualan BBM sebesar Rp 16 juta.

Namun setelah diketahui, Febri bukan hanya sekali itu saja melakukan penggelapan, melainkan sudah beberapa kali.

Dan Febri mengakui, kalau dirinya pernah menggelapkan uang sebesar Rp 25 juta dari hasil penjualan minyak tersebut.

Hanya saja, pemilik SPBU yang disebutnya bernama Maruli, tidak melaporkan karyawannya yang sudah bekerja selama 5 tahun di SPBU tersebut, kepada pihak berwajib. Febri hanya diminta mengganti uang yang telah digelapkannya.

"Saya cuman disuruh mengganti uang yang saya gelapkan itu saja, dan saya tetap masih bisa bekerja disitu (SPBU)," ucap Febri, ketika berada di ruangan unit II Ekonomi Sat Reskrim Polres Siantar.

Belum selesai mengganti uang yang digelapkan sebesar Rp 25 juta, dua bulan lalu, Febri kembali berulah dengan menggelapkan uang Rp 16 juta, hasil penjualan BBM, tempat dirinya mencari nafkah.

"Kalau uang Rp 16 juta yang saya gelapkan itu, dengan cara tidak saya setorkan ke Ita, salah satu petugas kasir SPBU. Lagian, alasan gak saya setor uangnya ke kasir untuk mengganti uang Rp 25 juta yang sebelumnya saya gelapkan dan sisanya untuk kebutuhan anak istri," ungkap Febri.

Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, melalui Kasubag Humas, Iptu Rusdi Ahya, ketika dikonfirmasi wartawan, membenarkan, bahwa Febri telah diserahkan dengan tuduhan menggelapkan uang penjualan BBM milik SPBU.

"Karyawan SPBU itu (Febri) diamankan pada hari Senin pagi, 11 November 2019.  Yang membawa dia (Febri) kesini petugas SPBU dan ini juga bukan yang pertama kalinya dia melakukan penggelapan," pungkasnya, Selasa (12/11/2019) sore.

Penulis: res. Editor: gun.