HETANEWS

Setubuhi Pacar Belum Dewasa hingga Hamil, Iwan Diancam 8 Tahun Penjara

Terdakwa digiring 2 petugas, meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - ISL als Iwan (19), dituntut 8 tahun penjara, denda Rp 60 juta subsider 6 bulan penjara, oleh jaksa Devica Octaviniwaty SH, di PN Simalungun, Selasa (12/11/2019).

Pemuda ini, dipersalahkan jaksa melanggar Pasal 81 (2) Jo pasal 76 D Peraturan pemerintah pengganti UU RI No.1/2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.243/2002 tentang perlindungan anak yang telah ditetapkan sebagai UU No.17/2016 Jo pasal 64 (1) KUH Pidana.

Menurut jaksa, Iwan dan saksi korban Lia (nama palsu) sudah melakukan persetubuhan sebanyak 39 kali, sejak tahun 2018 hingga Maret 2019.

Akibatnya, Lia yang belum berusia 17 tahun waktu itu, hamil sesuai visum dokter.

Persetubuhan itu dilakukan karena hubungan pacaran dan terdakwa dengan bujuk rayu, berjanji akan menikahi korban.

Keduanya bersetubuh di tempat kos korban, di Gang Cebol, Nagori Purbasari, Kecamatan Tapian Dolok.

Juga di rumah terdakwa, di Gang Indah Sari, jalan Medan Sinaksak dan tempat lainnya.

Dalam persidangan tertutup untuk umum siang itu, terdakwa didampingi pengacara, Sintong Sihombing SH dari Posbakum PN Simalungun, memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim.

Hendrawan Nainggolan SH, selaku ketua majelis hakim, di damping hakim anggota, Nasfi Firdaus SH dan Mince Ginting SH, menunda persidangan hingga Selasa mendatang untuk pembacaan putusan

Penulis: ay. Editor: gun.