HETANEWS

Sebagian Rumah di Suka Mulia Belum Tersambung Instalasi Air Bersih

Rapat Paripurna DPRD Pematangsiantar, Selasa (12/11/2019)

Siantar, hetanews.com - Di era pemerintahan Hefriansyah-Togar Sitorus ternyata ada warga yang belum menikmati pelayanan air bersih dari PDAM Tirtauli. Itu disampaikan pada paripurna penyampaian umum fraksi atas nota keuang R APBD 2020, Selasa (12/11/2019).

Fraksi PDI Perjuangan meminta penjelasan Walikota Hefriansyah akan hal itu. Tidak itu saja, sehubungan dengan perubahan tarif klasifikasi air PDAM Tirtauli, Fraksi PDI Perjuangan minta Walikota untuk mengkaji ulang apakah perubahan tersebut sudah tepat atau semakin membebani masyarakat.

"Warga dalam beberapa tahun ini mengaku sangat kesulitan dalam mendapatkan air bersih dalam kehidupan sehari-hari karena seringnya air mati," kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Swandi Apohan Sinaga membacakan pandangan Fraksinya di ruang Harungguon Bolon.

Baca juga: Tagihan Naik, Mungkin disebabkan Penyesuaian Golongan

"Dan kami melihat kualitas air juga sangat jelek karena mengandung pasir dan bau yang kurang sedap. Terkhusus diwilayah suka mulia, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba," katanya.

Di wilayah itu, sambung anggota Komisi II DPRD Pematangsiantar ini, instalasi sambungan air PDAM ke rumah masyarakat ada yang belum tersambung sehingga tidak dapat menikmati pelayanan air bersih. 

"Perihal peroalan tersebut, tindakan apa yang akan dilakukan Pemko Siantar? Mohon penjelasan saudara Walikota," ucap Swandi.

Selain Fraksi Demokrat, Fraksi Hanura Keadilan juga berpendapat serupa. Dalam pandangan umum fraksi yang disampaikan DPRD Pematangsiantar pada Paripurna ini, akan dijawab oleh Walikota, besok Rabu (13/11).

Baca juga: Sebagian Wilayah Naga Pita dan Pondok Sayur Alami Gangguan Layanan PDAM

Penulis: gee. Editor: edo.