HETANEWS

Selidiki Kasus Pembuangan Bangkai Babi, Polda Sumut Bentuk Tim Investigasi Gabungan

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan saat meninjau Danau Siombak, Selasa (12/11/2019).

Medan, hetanews.com - Polda Sumatera Utara (Sumut) membentuk tim investigasi gabungan untuk menyelidiki kasus pembuangan bangkai babi di Sungai Bederah yang terbawa arus hingga Danau Siombak. Pelaku pembuangan ternak babi ini akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Dalam hal penindakan hukum, Polda Sumut telah membentuk tim gabungan yang akan menyelidiki dan mencari pelaku pembuang ternak babi tersebut," ujar Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan saat meninjau Danau Siombak, Selasa (12/11/2019).

Menurutnya, sampai saat ini memang belum ada pihak yang diamankan. Karena proses penyelidikan masih berjalan.

Baca juga: 351 Bangkai Babi Cemari Sungai Dikuburkan di Tepi Danau Siombak

Baca juga: Ratusan Bangkai Babi di Danau Siombak Medan Dikubur, 1 Ekskavator Amfibi Dikerahkan

Selain itu, polisi bersama TNI dan instansi terkait kini mulai berpatroli untuk mengantisipasi kemungkinan adanya orang tak bertanggung jawab, yang kembali membuang bangkai ke Sungai Bederah.

"Jajaran TNI/Polri dan instansi terkait kini patroli menyisir sungai yang ada di wilayah masing-masing. Seperti kami di Polres Pelabuhan Belawan, mana tahu ada ditemukan lagi bangkai babi," katanya.

Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri atas Pemkot Medan, BPBD Medan, Polres Pelabuhan Belawan, TNI dan dibantu masyarakat telah menguburkan 351 ekor bangkai babi di Danau Siombak, Kecamatan Medan Marelan, Selasa (12/11/2019).

Bangkai ini dikubur dalam lima lubang besar yang sebelumnya sudah disiapkan Pemkot Medan dengan mengerahkan satu unit alat berat. Keberadaan ratusan bangkai babi ini membuat warga yang tinggal di kawasan Danau Siombak menjadi resah. Karena meimbulkan aroma menyengat, warga yang beraktivitas di danau juga mulai diserang penyakit gatal-gatal.

sumber: inews.id

Editor: sella.