HETANEWS

Jokowi Tagih Perampingan Pejabat Eselon

Presiden Joko Widodo. Foto: MI/Panca Syurkani

Jakarta, hetanews.com - Presiden Joko Widodo menagih perampingan jabatan struktural pegawai negeri sipil (PNS) eselon III dan IV di kementerian/lembaga. Kebijakan tersebut dipercaya memperpendek rentang pengambilan keputusan.

 
"Saya kira di KemenPAN RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) sudah menyiapkan yang nanti akan memangkas (pejabat eselon)," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 11 November 2019.

 
Menurut dia, perampingan jabatan harus dimulai dengan memangkas jabatan eselon IV, berlanjut ke eselon III. Namun, Kementerian PAN-RB diminta mengkaji sebelum mengeksekusi usulan itu.

Di sisi lain, Jokowi meminta kementerian/lembaga mengubah pola kerja manual menjadi cara kerja digital. Termasuk mengubah cara pandang berorientasi prosedur menjadi fokus pada hasil.

 
"Jangan sampai kita masih bertele-tele di prosedur tapi hasilnya, justru tidak dilihat. Sekali lagi mengubah orientasi prosedur ke orientasi hasil," tegas dia.

Rencana perampingan jabatan eselon dalam tubuh kementerian muncul dalam pidato Joko Widodo usai dilantik sebagai Presiden periode 2019-2024. Jokowi menjelaskan penyederhanaan birokrasi harus dilakukan besar-besaran.

Investasi penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Birokrasi panjang harus dipangkas. Hal itu dianggap penting agar memberikan stimulus positif terhadap perekonomian Indonesia di masa mendatang.

 
"Eselon harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi.

Sumber: medcom.id

Editor: tom.