HETANEWS

Jual Sabu Sama Polisi, Tiga Terdakwa Diadili Terpisah

Jaksa Juna menggiring 3 terdakwa, meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dua warga Karang Anyer, Boby Chandra Kirana (25) dan Chandra Irawan als Peter (29), disidangkan terpisah dengan terdakwa Daryl Ezra als Ondok (22), warga jalan Kasuari Siantar.

Ketiganya disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (11/11/2019), karena sudah bertransaksi narkotika.

Boby dan Peter ketangkap menjual sabu kepada polisi yang melakukan penyamaran, pada Rabu, 19 Juni 2019 lalu, di sebuah warung di kampungnya, Karang Anyer.

Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, Kanit Narkoba, Marolop Sinaga, bersama anggotanya, melakukan penyamaran. Ketika berada di warung, bertanya kepada Ari, dimana biasanya beli narkoba.

Lalu Ari menerima uang Rp300 ribu dan pergi memberikan kepada terdakwa Peter.

Tak lama, Peter datang ke warung bersama terdakwa Boby, sedangkan Ari pergi meninggalkan warung setelah mempertemukan Peter dengan polisi (yang mengaku sebagai pembelinya).

Usai menyerahkan sabu, keduanya ditangkap dan memgakui jika sabu itu dibeli dari terdakwa Daryl. Hingga Daryl juga berhasil ditangkap di rumahnya, dekat pinggir sungai, jalan Kasuari.

Daryl tak bisa memungkiri, setelah dipertemukan dengan Peter dan  Boby. Dari Daryl disita sabu, timbangan, beberapa plastik klip, dan HP yang digunakan untuk transaksi sabu.

Jaksa Juna Karo-Karo SH, menjerat ke-3 terdakwa melanggar pasal 114 (primer) atau kedua melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Didampingi pengacara Sintong Sihombing SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa tidak mengajukan eksepsi.

Majelis hakim, pimpinan Novarina Manurung SH, ditunda seminggu untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Penulis: ay. Editor: gun.