HETANEWS

Lawan Liverpool, City Tanpa Kiper Utama

Miguel Medina / AFP Claudio Bravo bakal menggantikan kiper utama City, Ederson Santana de Morale, saat kontra Liverpool, malam ini.

Liverpool, hetanews.com - Pukul  23.30 WIB, Minggu (10/11), dua tim teratas Liga Premier Inggris, Liverpool dan Manchester City akan saling berhadapan. Pertarungan di Stadion Anfield ini diperkirakan berlangsung sengit karena pelatih kedua tim, Pep Guardiola (City) dan Jurgen Klopp (Liverpool) sama-sama penganut permainan menyerang.

Namun, kali ini  City akan tampil tanpa penjaga gawang utama, Ederson Santana de Morale yang cedera otot. Posisinya bakal digantikan Claudio Bravo. Meski terakhir kali tampil sebagai starter pada Mei 2018 melawan Southampton, Guardiola tidak risau menurunkan kiper asal Cile tersebut.

"Mengapa saya harus meragukan para pemain saya? Mengapa Anda menanyakan itu? Anda harus menghargai dia (Bravo). Dia telah memenangkan berbagai tropi, termasuk Copa America," tegas Guardiola, membela anak asuhnya seperti dikutip Guardian, Sabtu (9/11).

Dalam laga Liga Champions, Kamis (7/11) lalu, Bravo yang menggantikan Anderson di babak kedua, harus diusur wasit sembilan menit sebelum laga usai karena melanggar pemain lawan. Namun, lagi-lagi Guardiola membela. “Ini permainan kolektif. Kadang Anda berbuat salah, kadang melakukan penyelamatan. Mengapa saya harus meragukan setiap pemain saya."

Meski bukan laga krusial, Liverpool yang musim lalu kalah selisih satu poin dari City untuk mengangkat tropi, menganggap pertandingan ini penting. Sejauh ini, si Merah telah mengantongi 10 kemenangan serta 1 hasil imbang dan memimpin klasemen dengan 31 poin. Sementara itu, The Citizens bercokol di bawahnya dengan selisih 6 poin hasil dari 8 kemenangan, sekali imbang, dan dua kali kalah.

Meskipun tim asuhannya unggul dengan perbedaan poin yang cukup signifikan, Klopp tidak jemawa dan merasa bahwa rivalitas antara kedua tim ini yang sangat diperlukan.
"Dari sudut pandang olahraga, persaingan di antara kami memang semakin besar. Sangat jelas bahwa City merupakan tim bagus dan itu berarti, tentu saja, ada persaingan. Untungnya dalam rivalitas ini kami tidak berada di tempat yang buruk," ungkap Klopp dilansir dari laman resmi Liverpool.

Sejauh ini, Klopp yang pernah menangani (Borrusia Dortmund) merupakan pelatih yang sering mengalahkan Guardiola. Dari 15 kali pertemuan, baik ketika mereka masih berkarier di Bundesliga (Liga Jerman) maupun Liga Inggris, tim yang diasuh Klopp delapan kali menang dan hanya dua kali kalah.

Guardiola yang pernah menukangi (Bayern Muenchen) juga punya rekor negatif saat berhadapan dengan Klopp di Inggris. Man City, klub yag kini diasuhnya, sudah empat kali kalah dari total tujuh pertandingan lawan Liverpool. City juga dua kali keok dari Liverpool di perempat final Liga Champions musim lalu. Setelah takluk 0-3 di leg pertama, mereka takluk 1-2 di pertemuan kedua.

Namun, Klopp tak mau jemawa. "Saya tidak tahu dan benar-benar tidak tahu. Saya bisa mengatakan bahwa hampir dua tahun ini, rasanya setiap pertandingan yang kami mainkan menjadi yang paling menentukan musim ini," lanjutnya.

Klopp mengatakan untuk berhadapan dengan City dia harus menerapkan strategi yang sempurna. Keberanian untuk membuat berbagai serangan pun menjadi hal yang harus diperhatikan oleh para pemainnya. "Anda tidak bisa setengah-setengah melawan City. Jika tidak memiliki keberanian, Anda tidak akan memiliki peluang, bahkan untuk satu gol saja. Strategi Anda harus nyaris sempurna, pertahanan harus sempurna, dan kita harus punya ide yang berbeda," tegasnya.

Di laga ini, Liverpool bakal tampil dengan pilar utama mereka, termasuk  Jordan Henderson dan Virgil van Dijk yang absen di Liga Champions beberapa hari lalu.

Sumber: mediaindonesia.com

Editor: tom.