HETANEWS

Karang Anyer Jadi Wisata Lokal Pilihan

Kolam mata air terlihat dipadati pengunjung, Sabtu (9/11/2019). (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Karang Anyer menjadi wisata pilihan masyarakat Siantar-Simalungun dan sekitarnya. Mengapa? Tempat ini merupakan pemandian mata air, dengan airnya yang mengalir sepanjang sungai.

Banyak masyarakat datang ke tempat ini, khususnya di hari libur Sabtu dan Minggu. Pemandian sejuk ini menjadi pilihan keluarga, karena jarak tempuhnya yang sangat dekat dari Kota Siantar sekitar 30 menit saja.

Pemandian Karang Anyer yang terletak di Kecamatan Gunung Maligas, menjadi pilihan karena aman dan nyaman, murah dan halal.

Hari biasanya untuk parkir roda 2 dibandrol Rp5000 ,sedangkan roda 4 kena tarif Rp10 ribu.

Untuk sewa pondokan biasanya Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. Sedangkan biaya masuk gratis, setiap hari libur menambah pendapatan masyarakat sekitar.

Tapi sangat disayangkan, jika hari libur dan dipadati masyarakat pengunjung, masyarakat sekitar pun memanfaatkannya. Tarif menjadi 2 kali lipat.

Parkir roda 4 menjadi Rp20 ribu hingga Rp25 ribu. Sewa pondokan menjadi Rp35 ribu. Tempat wisata ini memang dikelola masyarakat sekitar, bukan Pemdes (Pemerintah Desa). Sehingga tarif dibuat suka-suka untuk parkir dan sewa pondokan.

Situasi rame terlihat Sabtu (9/11/2019) libur nasional. Masyarakat datang dari berbagai daerah sekitar termasuk Serbelawan, Siantar, bahkan luar Simalungun, seperti Tebing Tinggi dan Asahan.

Pedagang makanan, pemilik pondokan dan juga pemilik lahan parkir mulai pasang tarif. Sepeti dikatakan Henny, warga Kota Siantar.

"Loh biasanya cuma Rp15 ribu, kok jadi Rp35 ribu, “tanyanya kepada pemilik pondokan. "Ini kan hari libur buk,"jawab pemilik.

Penulis: ay. Editor: gun.