HETANEWS

Polisi Periksa Napi Terlibat Penipuan dari Lapas, Humas Berujar Kerap Gelar Razia

Hiras menunjukkan dokumentasi pelaksanaan razia di Lapas Siantar. Foto: ist

Simalungun, hetanews.com - Salah seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang diduga ikut terlibat dalam komplotan penipuan seorang anggota DPRD Kutai Kartenegara Provinsi Kalimantan Timur, masih berada di tahanan Lapas kelas IIA Pematangsiantar.

Humas Lapas Hiras Silalahi saat disambangi diruang kerjanya, Jumat, 8 Nopember 2019 membenarkan bahwa ada petugas dari Polres Kutai Kartenegara datang ke Lapas untuk memeriksa salah seorang warga binaan bernama Priatin (26) yang diduga telah terlibat dalam komplotan penipuan via telepon.

"Petugas kepolisian Polres Kutai yang datang hanya melakukan pemeriksaan dan dilakukan didalam lapas , jadi ini bukan penangkapan seperti yang tersebar dibeberapa media," ucap Hiras.

Hiras juga mengatakan jika memang nantinya terbukti bersalah, Priatin yang telah menjadi warga binaan selama 3 tahun dari 9 tahun masa hukuman atas kasus arkotika tetap juga harus menghabiskan sisa masa hukumannya di Lapas Siantar. Setelah sisa masa hukumannya habis baru bisa diproses di Kutai.

Baca juga: Tujuh Pelaku Penipuan Lewat HP Diringkus, Otak Pelaku Bermain Lewat Lapas Kelas II A Siantar

Terkait alat telepon seluler yang menjadi salah satu benda yang tidak bisa dimiliki salah seorang warga binaan, Hiras mengaku para petugas Lapas yang jumlahnya minim kecolongan dengan kejadiaan ini. Ia berdalih pihaknya selalu melakukan razia rutin terhadap para warga binaan.

"Atas kasus ini pihak Lapas akan lebih ketat lagi dalam melakukan pemeriksaan terhadap WBP dan para tamu yang berkunjung," ujarnya.

Sebelumnya salah seorang napi Lapas Pematangsiantar, Sumut, diduga terlibat penipuan lewat telepon. Napi ini mengaku sebagai penyidik KPK dan perwira polisi.

Komplotan penipuan berasal dari WBP Lapas Aceh, Jambi dan Pematang Siantar dimana komplotan ini berhasil meraup uang Rp 120 juta dari korbannya salah seorang anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Penulis: tim. Editor: bt.