HETANEWS

Dugaan Pungli Kelompok Kerja Kepsek Terungkap

Suasana rapat dengar pendapat, Jumat (8/11/2019)

Siantar, Hetanews.com - Kabid Pendidik dan Tenaga Pendidikan Disdik Pematangsiantar, Jonsen Girsang, membantah jika Disdik disebut ikut menerima setoran dari dugaan pungli K3S. Dia menegaskan, Disdik tidak pernah menganjurkan pengutipan. 

Jonsen mengatakan, K3S [Kelompok Kerja Kepala Sekolah]  dibentuk sendiri oleh  para kepala sekolah dan hanya mendapat persetujuan dari Disdik [Dinas Pendidikan]. Tujuannya, kata Jonner, adalah pelatihan guru.

Di Pematangsiantar, jumlah K3S sesuai dengan jumlah kecamatan. "Tujuan K3S adalah pelatihan Guru-guru. Setiap kecamatan ada. Itu organisasi orang itu [Kepsek]," katanya, ditemui saat rapat dengan Komisi II diskors, Jumat (8/11/2019) sore.

Pada saat rapat, sebelumnya para Plt Kepsek mengungkap adanya kutipan sebesar Rp.7 ribu dikali jumlah seluruh siswa SD Negeri, sebagai pertanggung jawaban dana BOS periode 2017-2018. 

Di hadapan anggota Komisi II, para Ibu-ibu yang berstatus Plt Kepsek itu menegaskan, uang yang diserahkan  bukan dari dana BOS. Melainkan dana pribadi mereka yang disetorkan kepada para pengurus K3S masing-masing.

"Itu kan kesepakatan mereka sendiri. Mereka sendiri itu. Orang itu memilih sendiri K3S-nya. Nanti kita tanya saja kebenaranya. Kalau tindak lanjutnya kita tanya saja sama Atasannya," kata Jonsen menanggapi. 

Baca juga: Puluhan Plt Kepsek di Pematangsiantar Minta didefenitifkan

"Itu tergantung mereka," jawab Jonsen, saat ditanya bila kasus ini dilapor ke Kejari. "Kami pertanyakan saja. Kalau ada dikegiatan itu, urusan mereka. Karena K3S itu urusan pembelajaran guru," pungkasnya.

Tidak itu saja, Jonsen mengaku jika dugaan pungutan yang berlangsung selama dua periode dana BOS itu, baru diketahuinya sekarang. "Saya baru tau ini," ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II, Ferry SP Sinamo, meminta kejelasan dari surat yang disampaikan sejumlah Plt Kepsek kepada Komisi II terkait pungli yang diduga dilakukan para pengurus K3S. 

Rapat yang berlangsung antara Komisi II, Plt Kepsek dan Disdik Pematangsiantar ini, Plt Kepsek mengaku jika uang kutipan itu disetorkan kepada masing-masing pengurus K3S, ditambah kutipan uang SKHU siswa kelas VI, sebesar Rp 6 ribu.

Mereka juga menyebut siapa nama-nama pengurus K3S yang memungut kutipan tersebut,"Sebutkan saja siapa-siapa yang menerima, gak usah takut, biar sama-sama kita tahu," kata Ferry Sinamo seraya meminta nama-nama tersebut dicatat.

Baca juga: Dugaan Pengutipan Dana BOS Disdik Pematangsiantar

Penulis: gee. Editor: edo.