HETANEWS

Wakil Ketua DPRD Sulsel Terima Keluhan Krisis Air Bersih di Maros

Wakil Ketua DPRD Sulsel Muzayyin Arif bertemu warga

Jakarta, hetanews.com - Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Muzayyin Arif melakukan reses ke Kabupaten Maros untuk masa sidang pertama tahun anggaran 2019-2020. Muzayyin menerima laporan warga soal krisis air bersih di sejumlah kecamatan.

Melalui siaran persnya, Jumat (8/11/2019), Muzayyin menyebut telah mengunjungi beberapa kecamatan di Maros antara lain Bontoa, Bantimurung, Mallawa, hingga Mandai. Sejumlah warga di kecamatan tersebut mengeluhkan susahnya air bersih, terlebih di musim kemarau panjang saat ini.

"Mohon diperjuangkan soal air bersih di daerah ini," kata salah seorang warga Desa Ampekale, Akbar ke Muzayyin.

Dalam kesempatan tatap muka langsung dengan warga di Kantor Desa Ampekale, hal utama yang paling dikeluhkan ialah krisis air bersih, pendangkalan muara sungai yang mengakibatkan kapal nelayan sulit melaut, hingga keluhan soal insentif guru mengaji.

"Air bersih memang masih jadi problem warga di Kecamatan Bontoa. Pasokan yang sulit karena wilayahnya cukup jauh dari sumber air baku jadi persoalan sudah cukup lama. Padahal di kecamatan itu terdapat sekitar 25 ribu warga masyarakat. Krisis air bersih juga ada di beberapa desa di Kecamatan Maros Baru dan Kecamatan Marusu," jelas Muzayyin.

Menjawab keluhan warga, Muzayyin mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Sulsel untuk agar warga segera diberi solusi. Dia ingin agar keluhan warga khususnya ketersediaan air bersih dapat diselesaikan melalui program pembangunan Pembangunan.

"Kalau perlu pemerintah bersinergi dengan pemerintah pusat, dan pemerintahan daerah untuk mencari solusi yang terpat terkait persoalan air di Bontoa," tuturnya.

Menurut Muzayyin, pemangku kepentingan mulai dari pemerintah desa, kecamatan, kabupaten sampai provinsi harus serius mempersiapkan opsi-opsi solusi yang mungkin ditempuh untuk mengakhiri krisis air bersih.

"Saya mengajak kita semua ambil peran. Mengajak seluruh Anggota DPRD Sulsel, Anggota DPRD Maros, Pemerintah, tokoh masyarakat, NGO untuk kerja bersama selesaikan krisis air yang terjad itiap tahun di Bontoa," Ujarnya.

"Selaku anggota legislatif yang mewakili masyarakat Maros di DPRD Sulsel, kita siap dan sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan segenap pemangku kebijakan," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut Muzayyin juga memberi bantuan perbaikan dermaga di Desa Ampekale, karena kondisi dermaga yang sudah memprihatinkan. Sementara itu keberadaan dermaga menjadi kebutuhan utama warga yang sebagian besar mata pencahariannya melaut.

sumber: detik.com

Editor: sella.