HETANEWS

Korban Tidak Mau Membuat Laporan, Pelaku Jambret Dilepas Polisi

Giano Fernando Silalahi, ketika berada dalam sel tahanan Polsek Siantar Timur. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Lantaran korban tidak membuat laporan ke Polsek Siantar Timur, Giano Fernando Silalahi (19), pelaku jambret yang sempat diamuk massa, akhirnya dibebaskan, setelah membayar ganti rugi 1 unit HP merk Oppo. 

Ponsel itu terpaksa diganti Giano, karena handhpone korban, Ria Boru Siagian, warga Jalan Sepadan, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur tersebut, dibawa kabur temannya Giano, berinisal JRS (20), warga jalan Linggarjati, Kecamatan Siantar Timur. 

Dibebaskannya Giano, dibenarkan Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, melalui Pelaksana Harian (Plh) Aipda Napena.

Kata Aipda Napena, Giano telah berdamai dengan korban. 

"Sudah kita kembalikan GFS kepada keluarganya semalam, karena korban tidak mau membuat laporan ke polisi. Korban hanya meminta, agar GFS membayar ganti rugi HP merk Oppo milik korban, yang dibawa kabur sama rekannya GFS," ujar Kasubag Humas, di ruang kerjanya, Kamis (7/11/2019), sekira pukul 14.30 WIB. 

Sebelum terjadi penjambretan, korban Ria sedang menunggu angkot, di Jalan Pdt Justin Sihombing, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Siantar Timur.

Korban tadinya mau pergi ke salah satu tempat perbelanjaan, yakni Suzuya, Rabu (6/11/2019) sore. 

Namun saat lagi menunggu angkot, GFS dengan seorang temannya JFS, datang menggunakan sepeda motor menghampiri Ria, dan menanyakan nama Jalan Linggarjati, kepada gadis berusia 20 tahun tersebut.

Karena Ria tidak mengetahui nama jalan tersebut, mereka langsung meninggalkan korban.

Hanya saja, berselang beberapa menit, GFS dan JFS kembali lagi dan langsung merampas HP merk Oppo A71 milik korban.

Dengan spontan, Ria berteriak meminta tolong kepada warga yang berada di sekitar lokasi, sehingga warga yang mendengar teriakan tersebut, langsung mengejar kedua pekaku. Tepat di jalan Linggarjati lorong 22, sepeda motor yang digunakan kedua pelaku terjatuh. 

Warga hanya berhasil menangkap GFS, sedangkan JRS berhasil melarikan diri, dengan membawa HP korban. Tidak hanya sampai disitu saja, warga yang sudah kesal, langsung menghakimi GFS hingga lebam, sebelum dibawa ke Polsek Siantar Timur.

Penulis: res. Editor: gun.