HETANEWS

JMS di SMA & SMK Harapan Infokan Bahaya Narkoba

Jaksa Siti Martiti Manullang SH saat memberikan bingkisan kepada guru pada acara JMS. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) bidang intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar, sambangi SMA dan SMK Yayasan Harapan, Kamis (7/11/2019). Sebelumnya, banyak orang yang tidak mengetahui, apa itu kejaksaan.

Menurut jaksa Siti Martiti Manullang SH yang juga sebagai narasumber, jaksa merupakan penuntut umum. Tapi tugasnya bukan hanya sebagai penuntut saja, juga memberikan penyuluhan hukum (Luhkum) kepada masyarakat dan juga kepada pelajar usia remaja.

Tentang perbuatan yang melanggar hukum, tindak pidana pencurian, pengrusakan, penganiayaan dan pembunuhan juga narkotika dan tindak pidana lainnya. Masyarakat diharapkan lebih sadar hukum dan jangan sampai melakukan perbuatan yang melanggar hukum, ujarnya.

Kepada pelajara SMA dan SMK Yayasan Harapan, Siti memaparkan bahaya narkotika yang sangat rawan dengan lingkungan kita. Apalagi remaja dan pelajar yang menjadi target target bandar narkoba. Sasarannya pelajar, sebagai generasi muda penerus bangsa karena memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi.

Pengaruh narkotika sangat berbahaya, selain dapat merusak diri sendiri, karena dapat merusak syaraf motorik pecandunya bisa menimbulkan kegilaan, bahkan kematian. Maka jangan pernah mencoba coba, kata Siti.

Narkotika memiliki banyak jenis yang sekarang peredarannya sangat banyak. Pemerintah telah berupaya memberantas narkotika, dengan menjatuhkan hukuman mati kepada penjahat narkotika. Meski demikian jaringan ini sangat sulit diberantas, ungkapnya.

Pelajar sebagai generasi muda bangsa diharapkan dapat menjaga diri dari bahaya narkoba. Berawal dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan. "Mari nyatakan no pada narkotika,"ucap Siti kepada peserta JMS.

Kepala Sekolah SMA Yayasan Harapan, Fernando Pasaribu, sangat mengapresiasi program JMS. Dengan harapan, melalui Luhkum yang disampaikan Kejari Siantar  bidang Intel, mendapatkan banyak manfaat bagi pelajar. Pelajar lebih baik dalam bergaul, menjauhkan diri dari bahaya narkotika dan mengisi kegiatan dengan hal hal positif, seperti berolahraga dan mengikuti ekskul yang bermanfaat, ujarnya.

Penulis: ay. Editor: gun.