HETANEWS

Ditilang Satlantas, Ternyata Terdakwa Bawa Sabu dan Kaca Pirex

Terdakwa berjalan menuju sel tahanan. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Ade Jaya Ismanto SH, menghadapkan terdakwa Sugiarto Pranoto alias Tagok (37) ke sidang Pengadilan Negeri Simalungun, Kamis (7/11/2019), sebagai terdakwa dalam kasus kepemilikan sabu. Dan menjeratnya dengan pasal 112 atau pasal 127 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.            

Berawal dari ditilangnya terdakwa, pada 31 Agustus 2019 oleh polisi Satlantas Polres Simalungun,  yakni, saksi Rohman, di Jalan H Solahudin Siantar Estate.

Ketika polisi menanyakan kelengkapan surat kenderaan Kawasaki Ninja BK 3056 TBD yang dipakai terdakwa, polisi melihat di dalam tas pinggang milik terdakwa, berisi satu paket sabu dan sebuah kaca pirex yang bekas terpakai.             

Menurut terdakwa dalam keterangannya, di sidang itu, ia telah meminjam sepeda motor pamannya dengan tujuan membeli sabu  yang akan digunakan terdakwa sendiri. 

Sabu dibeli seharga Rp 200 ribu dari seseorang di sebuah gang, di Kampung Banjar, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar. Menurut rencana, terdakwa akan piknik ke Berastagi Tanah Karo dan akan menggunakan sabu, di sana.                

Saksi Rohman selaku anggota polisi dalam keterangannya mengatakan, setelah menilang STNK terdakwa, kemudian bersama barang bukti sabu dan kaca pirex, diserahkan ke Polres Simalungun.                

Terdakwa mengakui keterangan saksi dan mengaku bersalah atas perbuatannya itu. Untuk mendengar tuntutan jaksa, majelis hakim yang diketuai, A Hadi Nasution SH MH dengan anggota Nasfi SH MH dan Mince Ginting SH MHum, dibantu panitera, Amriyata Siregar SH, ditutup dan dibuka kembali pada Kamis pekan depan.

Penulis: ay. Editor: gun.