HETANEWS

Tujuh Pelaku Penipuan Lewat HP Diringkus, Otak Pelaku Bermain Lewat Lapas Kelas II A Siantar

Ketujuh pelaku ketika hendak dibawa ke Polres Kalimantan Timur. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - 7 orang komplotan parengkol penipuan lewat handpone antar Lembaga Permasyarakatan (Lapas), diringkus personil gabungan dari Polres Kutai Polda Kalimantan Timur, dibantu  personil Polres Siantar dan Polres Simalungun.

Dari ketujuh orang tersebut, salah satu otak pelaku bernama Supriatin alias Priatin (26), merupakan salah satu tahanan Lapas kelas II Pematangsiantar, yang terjerat kasus narkotika jenis sabu.

Dalam aksinya, mereka mengaku sabagai personil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepala Satuan (Kasat), pada setiap lingkungan Polres.

Penangkapan ini, dibenarkan Kasat Reskrim Polres Siantar, Iptu Nur Istiono, melalui KBO Sat Reskrim, Iptu Sutari yang mengatakan, ketujuh orang yang berhasil diringkus sudah dibawa ke Polres Kutai untuk proses hukum lebih lanjut.

"Dari ketujuhnya, kita mengamankan sejumlah barang bukti, berupa uang ratusan juta, dan 3 unit mobil mewah, salah satunya jenis mobil Mistsubishi Pajero, dan semuanya sudah dibawa ke Polres Kutai," ucap KBO Sat Reskrim, Iptu Sutari, Rabu (6/11/2019), sekira pukul 13.30 WIB.

Iptu Sutari menyatakan, bahwa ketujuh komplotan parengkol penipuan lewat handpone, berhasil menipu salah satu anggota DPRD Kabupaten Kutai, Provinsi Kalimantan Timur.

"Dari anggota DPRD tersebut, mereka berhasil meraup uang sebanyak Rp 120 juta. Korban yang mereka tipu itu,  rata-rata warga Kalimantan timur, bahkan mereka juga ditangkap dari wilayah yang berbeda, ada yang dari Aceh, dan Jambi. Dan hanya satu kita ambil dari Lapas kelas II A yaitu Supriatin," ujarnya ketika berada di depan ruangnya.

Lanjutnya, Supriatin inilah otak dari semuanya, sedangkan yang 6 orang lagi, menampung uang yang berhasil ditipunya.

Penulis: res. Editor: gun.