HETANEWS

Sempat Diancam Pisau, Ibu Hamil di Deliserdang Tak Gentar Lawan Perampok

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi saat ekspose kasus percobaan pencurian yang berhasil digagalkan seorang ibu hamil.

Deliserdang, hetanews.com - Seorang ibu hamil bernama Ernawati menggagalkan percobaan pencurian dalam rumahnya di Kompleks Perumahan Rorinata, Desa Sukamaju, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Sumatera Utara. Dia bahkan tak gentar melawan perampok berpisau meski jarinya harus terluka.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, kejadian ini berawal saat korban memergoki aksi pelaku masuk ke dalam rumahnya pukul 23.45 WIB. Antara pelaku dan korban ini saling kenal karena merupakan warga bertetangga.

“Saat pelaku masuk ke rumah dan hendak merampok, korban ibu hamil ini memergokinya. Pelaku kemudian mengancam dengan pisau, dia langsung genggam pisau itu hingga tangannya berdarah. Pelaku panik dan langsung melarikan diri,” ujar Yasir saat ekspose di Mapolsek Sunggal, Rabu (6/11/2019).

Selanjutnya suami korban membuat laporan polisi atas perbuatan yang dilakukan pelaku. Polisi yang menerima kemudian menangkap pelaku yakni Semangat Ginting (56), pria yang dikenal sebagai preman setempat. Dia bahkan harus dilumpuhkan petugas dengan timah panas saat penangkapan.

“Pelaku ini coba melawan saat akan ditangkap hingga terpaksa ditindak tegas dan terukur dengan menembak kaki kirinya,” kata Kapolsek.

Sementara pengakuan Semangat Ginting, kedatangannya di rumah korban memang memiliki niat untuk mencuri motor milik tetangganya tersebut. Dia bahkan tak menyesali perbuatannya.

“Saat saya masuk ke dalam rumah ada istrinya, saya bilang mau minta motor untuk saya jual karena butuh,” kata pelaku.

Dia mengaku tak menyangka jika perempuan tersebut memegang dan menahan pisau yang dibawanya. Korban kemudian teriak hingga memancing tetangga lain keluar rumah.

"Kami sempat ribut. Saya panik karena dia tahan pisaunya dan menjerit hingga tetangga sebelah keluar. Saya langsung tarik pisau itu hingga melukainya. Saya tak ada niat menikam,” ujarnya.

Atas perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 365 ayat 1 tentang pencurian dengan kekerasan. Pelaku yang sudah berusia uzur diancam dengan hukuman sembilan tahun penjara.

sumber: inews.id

Editor: sella.