HETANEWS

Terkait Sholat Jumat 3 Orang Makmum di Desa Limbong, MUI: Itu Salah

Ketua MUI Dolok Merawan, H Kholid Harahap saat dikonformasi wartawan, di Kantor KUA Dolok Merawan. (foto/dmk)

Sergai, hetanews.com - Terkait Sholat Jumat yang tetap dilaksanakan selama hampir 10 tahun, walaupun hanya 3 orang makmum, di Dusun V Raya Dolok, Desa Limbong, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Sergai, Sumut, sontak menjadi perbincangan hangat di masyarakat.  

Bahkan, H Kholid Harahap, selaku Ketua MUI Kecamatan Dolok Merawan, juga angkat bicara masalah itu.

Saat dikonfimasi hetanews.com, Rabu (6/11/2019), dia  mengatakan, jika tindakan mereka adalah salah. "Kalau menurut Masjab Syafii, mereka salah,"ucapnya.

Lebih lanjut, dikatakannya, "waktu mau pembangunan masjid yang baru, itu kan dimusywarahkan, bahkan dia (Sukarmanto,red) setuju. Insya Allah, besok kami bersama Camat Dolok Merawan akan ke Dusun V Raya Dolok, pak,"tuturnya kembali.

Kronologis singkat terjadinya dua masjid di Dusun V Raya Dolok, Desa Limbong, bermula adanya musyawarah yang dilaksanakan, di Mesjid Al Amin, yang dihadiri seluruh masyarakat Dusun V Raya Dolok, pada sekitar tahun 2009 silam.

Sholat Jumat tetap dilaksanakan walaupun hanya 3 orang makmum.  (foto/dmk)

Melihat lokasi Masjid Al Amin, tepat di tepi jalan dan rumah warga, sehingga tidak mungkin memperluas bangunan masjid.

Baca juga: Menjadi Polemik Dua Mesjid, Pemdes Limbong Disebut "Tak Mampu Selesaikan"

Untuk itu, setelah didapatkan hasil musyawarah, maka disepakati untuk pembangunan mesjid yang baru dengan dana swadaya dari masyarakat dan donatur. Juga disepakati, mesjid yang lama akan dialih fungsikan mejadi sekolah ngaji.

Namun anehnya, setelah masjid yang baru yang hanya berjarak sekitar 200 meter selesai dibangun Sukarmanto yang notabene Kepala Sekolah Aliyah dan juga disebut - sebut sebagai Wakil Ketua MUI Dolok Merawan, tetap saja bertahan, seolah tidak "legowo"  dan masih saja mempertahankan mesjid yang lama hingga saat ini.

Guna menanyakan alasan Sukarmanto tetap bertahan, kru hetanews.com mencoba konfirmasi kepada Sukarmanto, di Sekolah Aliyah Dolok Merawan, pada Rabu (6/11/2019), namun Sukarmanto tidak bersedia ditemui. "Pak Sukar lagi sibuk, tidak bisa ditemui," ungkap security sekolah itu.  

Penulis: dmk. Editor: gun.