Samosir, hetanews.com - Pasca pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Samosir, pada hari Jumat (31/10/2019) lalu, disiplin kerja para aparatur desa, termasuk Kades Situngkir, Tahan Situngkir, layak dipertanyakan.

Pantauan awak media Hetanews.com, Senin (4/11/2019), sekitar pukul 11.20 WIB, di kantor Pemerintahan Desa Situngkir, tampak hanya 4 perangkat desa yang bekerja saat itu, diantaranya, dua orang boru Situngkir, dan satu orang boru Simbolon. 

Awak media juga menanyakan keberadaan Kepala Desa Situngkir, namun pegawai yang ditemui wartawan, mengaku tidak mengetahui soal tidak masuknya Kepala Desa tersebut dan tidak tahu apa alasannya tidak masuk kerja, karena tidak ada pesan kepada para pegawai.

Wartawan juga  mencoba menghubungi Kepala Desa Situngkir tersebut hingga 3 kali, guna mengkonfirmasi, mengapa tidak masuk kerja usai pemilihan Pilkades, hari Jumat lalu, namun panggilan ponsel wartawan tidak diangkat.

Suasaan kantor Desa Situngkir yang ditempati 4 perangkat kerja ketika wartawan berkunjung, Senin (4/11/2019). (foto/stm)

Masih pantauan wartawan, situasi dalam kantor juga tampak tidak terurus, dan ini dibuktikan dengan foto Wakil Bupati (Wabup) Samosir, Juang Sinaga, dibiarkan posisinya miring.   

Sementara, Camat Pangururan, Dumos Pandiangan, ketika dikonfirmasi awak media Hetanews.com, via telepon Senn (4/11/2019), sekitar pukul 14.27 WIB,  mengatakan, bahwa Kepala Desa Situngkir sekarang lagi berada di Limbong, melihat keluarganya yang sakit.

Sebelumnya, Kades Situngkir sudah menitipkan pesan kepada Seketaris Desa Situngkir, bahwa Kades, pergi ke Limbong, ujar Camat lagi.

Namun, ketika wartawan tiba di kantor desa, Seketaris Desa Situngkir juga tidak ada di kantor.

Menurut perangkat desa yang ditemui, mengatakan,  bahwa Sekdes lagi ke kantor Dinas  Dukcapil yang berada di Parbaba.