HETANEWS

Fantastis..!!! Ternyata Segini Pendapatan VR Karaoke Kasih di Kisaran, Bunga: Ngapai Kita Sekolah Tinggi-tinggi..

Terkesan kebal hukum, hingga pukul 01,15 WIB, Kasih Karaoke yang beralamat di Jalinsum Ahmad Yani by Pass Kisaran, masih tetap beroperasi. (Foto/dr0)

Asahan, hetanews.com - Dunia gemerlap malam memang sangat menjanjikan bagi sebagian orang, terutama bagi para wanita yang memilih untuk menggeluti dunia tersebut, serta menjadikannya sebagai mata pencaharian utama alias 'profesi mulia'.

Faktor tersebut, biasanya dilatarbelakangi gaya hidup hedonis (sok kaya, red) dan juga ingin menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman (puak labu).

Alasan klasik yang menjadi salah satu acuan, yakni faktor ekonomi dan sempitnya lapangan pekerjaan, ditambah lagi kurangnya edukasi dan pemahaman dari instansi terkait, tentang bahaya pergaulan bebas yang makin hari makin menemui 'jalanan terjal'.

Disamping itu, kebutuhan yang mendesak juga menjadi salah satu faktor dari masalah sosial yang tak kunjung ada habisnya ini.

Biasanya, para penjajah cinta ini juga kebanyakan berasal dari desa/kampung yang notabenenya kurang dalam hal sumber daya manusia.

Pasalnya, hal-hal yang bersifat instan sudah barang tentu amat sangat disenangi kaum penjajah cinta tersebut.

Salah seorang mantan pekerja, sebut saja namanya Mawar (21), pemandu lagu atau biasa disebut VR (Virtual Reality) di Karaoke Kisaran, menceritakan pendapatan fantastis, yang diperolehnya dari hasil jerih payahnya.

Terlihat deretan mobil dan sepeda motor terparkir rapi disertai lampu kelap-kelip yang menghiasi suasana Tempat Hiburan Malam (THM) milik single parent tersebut. (Foto/dr0)

Wanita belia berparas cantik ini, mengatakan, rata-rara per hari, ia bisa mendapatkan 3-5 jam (perjam Rp 80 ribu), dengan pembagian persentase pembagian sebanyak 65%: 35%.

Tak sampai disitu, dirinya juga menceritakan diluar dari gaji pokok tersebut, bisa saja ia mendapatkan pria hidung belang yang baik nan dermawan yang memberinya uang tambahan jajan (tip).

"Untuk VR ceweknya disitu ada sekitar 13-an orang bang, kalikan ajalah bang, pokoknya kalo aku pribadi bisa sampai Rp5-8 juta gajiku tiap bulan, itu kotorlah bang, lain lagi kalo awak ini pande menggaet laki-laki, apalagi pejabat, bang,"ucap wanita berparas cantik nan menarik ini kegirangan.

Selain itu, jika sang VR melampaui dari target yang telah ditentukan oleh pihak manajer Kasih Karaoke, yakni sebanyak 100 jam/bulan, maka ia akan mendapatkan bonus sebanyak 1 juta rupiah atau dengan kata lain, 'reward' atas usaha dan jerih payahnya melakukan komunikasi dengan pelanggan (pintar-pintar).

Baca juga: Besok, THM Kasih Karaoke akan 'Disinggahi' Satpol PP Asahan

"Wih.... bersyukur kali lah aku bang, buat apa kita sekolah tinggi-tinggi, gak ada gunanya itu. Apalagi awak ini unyu-unyu gimana gitu, gampanglah bang,"sebutnya penuh percaya diri kepada hetanews.com, baru-baru ini.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang aktivis pergerakan di Asahan, A. Randi Srg menyayangkan sikap unprosedural yang diterapkan oleh pihak manajemen Kasih Karaoke yang dimotori oleh pemilik atas nama Yetty Cindra Kasih, warga Sei Alim Hassak, Kecamatan Sei Dadap, Asahan, Sumut.

"Setau saya, Kak Kasih itu baik sih orangnya, baru-baru ini juga dia itu setahu saya telah resmi bercerai dengan lelaki lajang, tapi ya gitu, gak sampai 4 bulan nikahnya, kasihan ya abang itu, pasti terpukul sekali. Selain itu, setahu saya juga, Kak Kasih itu sudah 6 kali bolak-balik menikah, dan abang itu yang kesekian,"katanya terheran-terheran, Senin (4/11/3019) pagi.

Terpisah, kru hetanews.com mencoba menghubungi pihak manajemen, namun pesan instan yang dikirim ke yang bersangkutan tak kunjung berbalas.

Diketahui, kontak kru ini, ternyata sudah diblokir oleh sang pemilik Kasih Karaoke tersebut.

Penulis: rendi. Editor: gun.