HETANEWS

Dor....Spiderman Tanjungbalai Diterjang Peluru, 3 Personil Timsus Gurita Terluka

Tersangka Bagong usai mendapatkan perawatan medis karena ditembak oleh Timsus Gurita Polres Tanjungbalai. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com - Sepandai- panda tupai melompat, pasti jatuh ke tanah juga. Itulah perumpamaan yang cocok dialamatkan terhadap Surya Darma alias Bagong, warga Jalan  Sudirman, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai.

Pria 34 tahun yang dijuluki ‘Spiderman’ ini, terpaksa ditembak petugas Timsus Gurita, karena melawan saat akan diringkus. Dia terlibat pencurian sepeda motor.

Bukannya mudah untuk meringkus Spiderman ini, 3 orang personil Timsus Gurita yang berbadan besar pun mengalami luka - luka saat akan meringkusnya.

Dikalangan warga, Surya Darma alias Bagong ini, sangat tidak disenangi  karena perangainya yang suka membuat onar, seperti melakukan pencurian dan berlagak seperti preman kampung dan terkenal dengan julukan "Spiderman". Sebab pelaku ini, dengan mudah memanjat bangunan tinggi untuk mencuri sarang burung walet.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira yang dikonfirmasi wartawan, Minggu (3/11/2019) mengatakan, pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan yang dibuat korban Turisman (54) ke  Polsek Tanjungbalai Selatan, dengan Laporan Polisi Nomor: LP /23/X/2019/SU/Res T.Balai, tanggal 31 Oktober 2019.

AKBP Putu menuturkan, sepeda motor Honda Vario BK 4112 QAI, yang diletakkan di teras rumah, hilang diembat pelaku, pada Kamis (31/10/2019), sekira pukul 02.30 WIB dinihari.

Timsus Gurita yang mendapat tugas dari Kapolres, langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, dan akhirnya diperolah keterangan awal, bahwa sebelum kejadian ini, pelaku beberapa kali berputar- putar di kawasan tersebut.

Sepeda motor yang dicuri pelaku berhasil ditemukan. . (foto/ferry)

Info awal ini kemudian ditindak lanjuti dengan mencari keberadaan pelaku dan hasilnya, pada Jumat (1/11/2019), sekira pukul 13.30 WIB, keberadaan pelaku terdeteksi, di Jalan Durian, Kecamatan Datuk Bandar, bersama sepeda motor yang dicurinya.

"Saat akan diringkus, pelaku sempat membuat heboh dengan melawan dan meneriaki petugas, sehingga mengundang kerumunan warga. Namun pelaku dapat diamankan dan dibawa ke Mako Polres Tanjungbalai,"ucap AKBP Putu.

Namun saat akan melakukan pengembangan kasusnya untuk mencari pakaian yang digunakannya saat beraksi, petugas kemudian membawa pelaku ke rumahnya.

"Saat di dalam mobil, pelaku berpura- pura hendak muntah dan ketika mobil dihentikan dengan kawalan petugas, pelaku keluar dari mobil, namun bukannya muntah, pelaku justru melarikan diri,"ungkap Kapolres.

3 orang petugas Timsus Gurita mengalami luka ketika akan meringkus  pelaku dan sempat bergelut.

"Pelaku ini seperti belut dan kembali berhasil melarikan diri,"ujar Kapolres lagi.

Petugas kemudian mengeluarkan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan pelaku. Aakhirnya pelaku rebah ke tanah, setelah satu peluru mengenai kaki sebelah kanannya.

Setelah mendapatkan perawatan medis, di Rumah Sakit,  kata AKBP Putu, selanjutnya pelaku menjalani proses penyidikan di unit reskrim Polsek Tanjung Balai Selatan Polres Tanjung Balai.

AKBP Putu menambahkan, saat dilakukan pemeriksaan awal, pelaku mengakui pernah melakukan pencurian sarang walet, dan kayu bekas bongkaran rumah, di Jalan Abadi Tanjungbalai, namun korban tidak ada membuat laporan ke kantor Polisi.

“Hampir seluruh bangunan walet di Tanjungbalai ini, aku yang mencurinya,"diakuinya kepada penyidik.

Dari tangan pelaku, polisi menemukan barang bukti, 1 unit sepeda motor Honda Vario warna hitam milik korban yang diambil pelaku, pakaian dan celana yang digunakan pelaku saat melakukan pencurian dan ditemukan juga 1 unit kendaraan bermotor Honda Beat  warna biru putih dengan memakai nomor polisi palsu BK 2542 VBM, tanpa dilengkapi dokumen BPKB/STNK.

Penulis: ferry. Editor: gun.