HETANEWS

Hanya karena "Egois", Warga di Desa Limbong Tetap Laksanakan Sholat Jumat dengan 3 Orang Makmum

Kondisi warga Dusun 5 Raya Dolok Desa Limbong, tetap melaksanakan sholat Jumat, walau hanya diikuti 3 orang makmum. (foto/dmk)

Sergai, hetanews.com - Diduga hanya karena "egois", beberapa warga di Dusun 5 Raya Dolok, Desa Limbong, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai),  tetap melaksanakan sholat Jumat, walau hanya diikuti 3 orang makmum.

Padahal, sekitar jarak 200 meter dari mesjid itu, terdapat mesjid besar yang jumlah makmumnya banyak hingga sekitar  ratusan jamaah.

Informasi dihimpun hetanews.com dari beberapa warga, di sana, Jumat (1/11/2019), warga yang menentang keras bergabung ke mesjid besar, yaitu bernama Sukarmanto, yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah Aliyah, di Kecamatan Dolok Merawan.

Ironisnya lagi, Sukarmanto disebut - sebut sebagai wakil ketua MUI Dolok Merawan. Sehingga dianggap warga, ia harus menyatukan umat, bukan malah memecah belahkan umat.

Masjid yang digunakan melaksanakan sholat Jumat, walau hanya 3 orang makmum. (foto/dmk)

"Katanya, dia sebagai wakil MUI, tapi kok malah mecah belah kan warga, kalau seperti itu, Sukarmanto tidak pantas menjadi wakil MUI Dolok Merawan,"ujar salah seorang warga, bermarga Purba.

Untuk itu, warga di sana berharap kepada Muspika dan MUI maupun Kakan Kemenag Sergai, agar segera menyelesaikan permasalahan umat yang dapat memecah belahkan umat di sana.

Diketahui sebelumnya, permasalahan ini sudah terjadi 10 tahun lamanya, namun hingga saat ini, tidak ada yang menyelasaikannya, baik Kepala Desa Limbong, maupun Muspika Dolok Merawan.

Sementara itu, Plh Kades Limbong, Taufik Hidayat saat dikonfimasi hetanews.com, Sabtu (2/11/2019), via handphone mengatakan, dia akan berkoordinasi dengan instansi terkait. "Nanti kami akan koordinasikan dengan KUA (Kantor Urusan Agama) Dolok Merawan dan Kepala Desa,"ujarnya.

Penulis: dmk. Editor: gun.