HETANEWS

Truk Muatan Kayu Dirampok di Tol Romokalisari, Sopir Diikat dan Dibuang ke Sawah

ilustrasi perampokan.

Surabaya, hetanews.com - Truk bermuatan kayu dirampok komplotan perampok bermobil di Tol Romokalisari, Surabaya. Sang sopir diikat tangannya, lalu matanya lakban. Setelah itu dia dibuang di sebuah areal persawahan di wilayah Lamongan. Sementara kayu yang ada di truk korban, langsung dibajak.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/10) sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, peristiwa perampokan ini baru mencuat hari Kamis (31/10), setelah korban melapor ke Polrestabes Surabaya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran membenarkan peristiwa perampokan tersebut. Dia mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim Reserse Mobile (Resmob) untuk melakukan penyelidikan.

"Kami masih berupaya mengidentifikasi para pelakunya. Tim masih bekerja di lapangan untuk itu. Mudah-mudahan segera ada petunjuk," katanya, Kamis (31/10).

Sudamiran menjelaskan, berdasarkan keterangan korban yang bernama Nyoman Suwarnata (35), warga asal Desa Gores, Kecamatan Gerokak, Kabupaten Singaraja, Bali, saat itu truk Isuzu bernopol DK 8369 QW yang ia sopiri baru saja keluar dari Gresik mengangkut kayu kamper dengan tujuan Pulau Dewata.

Namun sesampainya di Tol Romokalisari, truk ini tiba-tiba dipepet dan dihentikan sebuah mobil Suzuki Ertiga berwarna putih, yang disebut ditumpangi lima orang pria. Selanjutnya, empat orang turun dari mobil itu dan memaksa sang sopir masuk ke dalam mobil Ertiga tersebut.

Karena sendirian, Nyoman hanya bisa pasrah. Pada saat di dalam mobil, kedua tangannya lantas diikat dan matanya dilakban. Kemudian, Nyoman dibuang di sebuah areal persawahan di wilayah Lamongan. Beruntung saat itu ada warga yang melihat dan langsung menolongnya.

Setelah mendapat pertolongan, keesokan harinya atau Kamis (24/10), sopir tersebut melapor ke Polrestabes Surabaya.

Ditanya detail terkait kejadian tersebut, Sudamiran belum bersedia menjelaskan, karena kasus ini masih dalam penyelidikan. Meski begitu, ia membenarkan bila pelaku diduga berjumlah lima orang, menaiki sebuah mobil Suzuki Ertiga sesuai keterangan korban.

"Menurut keterangan korban, para pelaku saat itu tidak melakukan kekerasan yang serius. Korban hanya diikat keduanya tangannya, lalu matanya dilakban. Kemudian dibuang di wilayah Lamongan. Mudah-mudahan kami bisa segera menangkap para pelakunya," tandasnya.

Sumber: merdeka.com 

Editor: suci.