HETANEWS

IHSG Terjun Bebas

Ilustrasi. Foto : MI/RAMDANI.

Jakarta, hetanews.com - Setelah menguat selama tiga hari, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan hari ini. IHSG tak berhasil naik di tengah ketakutan atas kondisi ekonomi di AS setelah The Fed memangkas suku bunganya.

 
IHSG melemah 67 poin menjadi 6.228 pada penutupan perdagangan Kamis, 31 Oktober 2019. Volume perdagangan tercatat sebesar 16,5 miliar lembar saham senilai Rp8,4 triliun. Sebanyak 162 saham naik, 314 saham turun, dan 149 saham tak bergerak. Sektor pertambangan jadi sektor yang paling jatuh terdalam.

 
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan persetujuan antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) tidak terlalu memberikan efek positif bagi pasar saham. Ia meramal hari ini IHSG diperdagangkan di level support 6.249-6.273 dan resistance 6.312-6.327.

"IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal mengindikasikan akan ada koreksi. Pergerakan akan dipengaruhi oleh penetapan suku bunga dari the Fed," kata Dennies, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2019.

 
Bloomberg melansir mata uang rupiah melemah 12 poin ke level Rp14.042 per USD. Yahoo Finance mencatat mata uang rupiah menguat empat poin menjadi Rp14.035 per USD. Bank Indonesia merekam mata uang rupiah ke posisi Rp14.008 per USD.

Sumber: medcom.id

Editor: tom.