HETANEWS.COM

Penggalangan Dana di Properti Trump Picu Keprihatinan Tentang Etika

Presiden Donald Trump menghadiri Komite Penggalangan Dana Gabungan di Fargo, North Dakota, 7 September 2018. (Foto: AFP)

Washington, D.C., hetanews.com - Presiden AS Donald Trump memecahkan rekor pengumpulan dana untuk kampanye pemilihannya kembali dengan ratusan juta dolar sudah tersimpan di bank. Tetapi penggalangan dananya yang sangat besar itu menarik perhatian pada caranya mengadakan acara penggalangan dana di propertinya sendiri.

Trump, yang menyatakan pencalonannya kembali pada pilpres 2020 pada hari ia menjabat, menghadiri penggalangan dana gabungan bagi dirinya dan anggota DPR dari Partai Republik, pada Selasa (29/10) malam di Trump International Hotel di Washington, DC. Acara itu dilaporkan mengumpulkan AS$3 juta untuk komite yang mendukung Partai Republik dalam pemilihan kongres mendatang.

Acara yang diadakan di hotel penting Trump yang terletak hanya beberapa blok dari Gedung Putih adalah penggalangan dana yang kedua pada pekan ini. Presiden Trump dilaporkan meraup jutaan dolar dari penggalangan dana di Chicago di Trump International Hotel and Tower pada Senin (28/10).

Acara-acara ini merupakan bagian dari strategi penggalangan dana Trump yang sangat efektif, yang telah mengumpulkan lebih banyak dana kampanye daripada yang pernah dilakukan oleh presiden lain sampai saat ini. Pada kuartal ketiga 2019 saja, kampanye Trump 2020 dan Komite Nasional Partai Republik mengatakan mereka telah mengumpulkan AS$125 juta, bersama $158 juta uang tunai yang sudah diterima.

Presiden Trump membela penyelenggaraan acara di propertinya, dengan mengatakan ia mempertahankan kepemilikan keuangan hotel itu tetapi tidak menjalankan bagian dari bisnis real estatnya. Tetapi beberapa pengecamnya menganggap pendekatan ini membantu keuangan perusahaan Trump.

Sumber: voaindonesia.com

Editor: tom.