HETANEWS

5 Fakta di Balik Banjir Gol Liverpool vs Arsenal

Duel Liverpool vs Arsenal banjir gol di Piala Liga Inggris.

Jakarta, hetanews.com -  Duel Liverpool vs Arsenal di babak 16 besar Piala Liga Inggris menyisakan catatan menarik. The Reds berhasil menang lewat adu penalti usai bermain imbang 5-5 di waktu normal.

Pertandingan disuguhkan pertarungan seru di sepanjang laga. Saling berbalas gol jadi pemandangan menarik di Stadion Anfield, Rabu (30/10) waktu setempat.

Liverpool unggul lebih dulu berkat gol bunuh diri Shkodran Mustafi sebelum akhirnya dibalas tiga gol Arsenal yang masing-masing dicetak Lucas Torreira dan Martinelli (2 gol). James Milner kemudian memperkecil kedudukan menjadi 2-3 untuk keunggulan Arsenal di babak pertama.

Drama berlanjut di babak kedua. Arsenal sempat unggul 4-2 namun berhasil disamakan menjadi 4-4 sebelum akhirnya skor berimbang 5-5 di waktu normal. Liverpool keluar sebagai pemenang setelah mengakhiri drama adu penalti dengan skor 5-4.

Berikut fakta menarik duel Liverpool vs Arsenal:

1. Ini merupakan pertandingan dengan skor terbesar di Piala Liga Inggris setelah sebelumnya Dagenham & Redbridge vs Brentford berakhir imbang 6-6 pada Agustus 2014.

2. Duel Liverpool vs Arsenal masuk dalam daftar buku sejarah Piala Liga dengan catatan skor tertinggi. Pertandingan kedua tim sudah menghasilkan 47 gol dari 15 pertemuan mereka.

3. Ini merupakan hasil imbang tertinggi antara dua tim Premier League sejak West Brom vs Manchester United bermain imbang 5-5 pada Mei 2013 di masa bakti terakhir manajer Sir Alex Ferguson.

4. Liverpool kebobolan lima gol dalam pertandingan kandang untuk kedua kali dalam 66 tahun terakhir. Sebelumnya, Liverpool juga pernah kebobolan lebih dari lima gol, juga saat melawan Arsenal di Piala Liga 2007 yang berakhir dengan kemenangan The Gunners 6-3.

5. Ini pertama kali tim yang dipimpin Jurgen Klopp kebobolan lima gol dalam pertandingan kandang sejak September 2009, ketika Borussia Dortmund kalah 1-5 dari Bayern Munchen di Bundesliga.

Sumber: CNNindonesia.com 

Editor: suci.