HETANEWS.COM

Deretan Kedudukan Pejabat tidak defenitif di Lingkungan Pemko Siantar

Walikota Hefriansyah [dok:humas pemko]

Siantar, hetanews.com – Terlepas dari persoalan dugaan penyalahgunaan wewenang, kebijakan Walikota Hefriansyah menonaktifan Budi Utari dari jabatan Sekda ternyata menambah deretan kedudukan pejabat  tidak defenitif atau tidak tetap dilingkungan Pemko Pematangsiantar.

Sebelum penonaktifan Sekda dan menghunjuk Pelaksana harian [Plh], Walikota sebagai Pejabat pembina kepegawaian [PPK] belum menyelesaikan status Pelaksan tugas [Plt] dibeberapa OPD [Organisasi perangkata daerah].

Baca juga: Babak Baru Kasus Pungli BPKD Siantar: Kuasa Hukum Sebut Walikota-Sekda Terlibat

Berdasaran rangkuman hetanews.com, Rabu (30/10/2019), diketahui sebanyak  7 OPD yang dipimpin bukan pejabat defenitif. Diantaranya; Dinas PUPR, Dinas Koperasi UKM-Perdagangan, Sekretaris Dewan [Sekretaris DPRD], Inspekktorat, Bappeda, BKD dan BPKAD. 

Dari  7 OPD yang dijabat oleh Plt, diantaranya ada yang menduduki dua jabatan sekaligus. Midian Sianturi, menjabat sebagai Plt Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah [Bappeda] sekaligus Kepala BPBD Pematangsiantar.

Baca juga: Zainal Siahaan Jawab Pertanyaan Publik Soal Rangkap Jabatan

Zainal Siahaan menjabat sebagai Plt BKD sekaligus Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Kusdianto, selaku Plh Sekda kini masih menjabat Kadis Pariwisata.

Tak ayal, Hefriansyah masih membiarkan  Jhonson Tambunan menjabat sebagai Plt di Dinas PUPR. Jhonson merupakan sekretaris di dinas itu tercatat lebih dua tahun menjabat sebagai Plt.

Baca juga: Sepak Terjang Jhonson Tambunan dan Tindakan Aparat Penegak Hukum

Pasca Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah [BPKAD] dan Bendahara tersangkut OTT Polda Sumut, Walikota Hefriansyah juga belum menyikapi dua bawahanya di Dinas Kominfo. Keduanya ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar.

Kadis Kominfo Posma Sitorus dan Sekretaris Acai Tagor Sijabat dinyatakan tersangka oleh Kejari atas dugaan korupsi pengadaan proyek smart city dengan kerugian Negara mencapai Rp 500 Juta.

Baca juga: Setelah Berkas Rampung, Akan dilakukan Penahanan 3 Tersangka Korupsi

Penulis: gee. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!