HETANEWS.COM

Terungkap Orangtua yang Tega Buang Jasad Bayi Baru Lahir dalam Goni, Ini Kronologinya

Kapolsek Percut Seituan Kompol Aris Wibowo saat menginterogasi tersangka pelaku yang tega membuang bayi hasil hubungan gelap dengan pacarnya

Medan, hetanews.com - Tim Pegasus Polsek Percut Sei Tuan berhasil mengungkap kasus pembuangan mayat bayi dalam goni di Jalan Bersama Gang Nusa Indah, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Selasa (22/10/2019) pekan lalu.

Sebanyak dua orang diringkus dalam kasus ini. Keduanya diamankan dari lokasi dan waktu yang berbeda.

Dan mereka juga dikenakan dengan pasal berbeda. Mereka yakni, Mawarni Sari alias Gadis(19) warga Jalan Bersama Gang Nusa Indah, Kecamatan Medan Tembung dan Dahri alias Ai (24) asal Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Pertama, tim berhasil mengetahui pelaku yang membuang bayi itu adalah ibu kandung sang bayi yaitu Mawarni Sari alias Gadis. Pada Kamis (24/10/2019), pelaku diamankan dari rumahnya sekitar pukul 13.00 WIB. "Kedua pelaku masih berstatus pacaran," kata Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo, Selasa (29/10/2019).

Setelah diamankan, Gadis mengaku semua apa yang sudah dilakukannya.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan bayi yang dibuangnya adalah hasil hubungan gelap dengan Dahri. Pacarnya lari ke kampung halaman usai mengetahui Gadis mengandung anaknya sejak April 2019.

Selanjutnya tim menangkap Dahri dari Kota Pinang, Labusel, Jumat (25/10/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.Hasil interogasi, pada Sabtu  (19/10/2019) sekitar pukul 03.00 WIB, Gadis merasakan perutnya mules-mules, ia lantas ke pergi kamar mandi.

Dia kemudian 'ngeden' dan secara bersamaan bayi yang di kandungnya keluar. "Gadis lalu memotong ari-ari anaknya tersebut pakai pisau bergagang warna kuning," kata Aris menirukan perkataan Gadis.

Aris menuturkan, melihat bayinya tidak bernyawa lagi. Siap membersihkan tangan, Gadis kemudian membungkus jasad anaknya itu pakai kain sarung lalu dimasukkan ke plastik warna biru dan dibalut lagi pakai baju warna pink.

Lalu bayinya ditaruh ke ember cucian warna biru. "Kemudian dia memindahkan jasad bayinya ke samping rumah, pada Senin (21/10/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebelum dipindahkan, ia menyiram jasad bayi itu dengan minyak lampu, berikutnya dimasukkan ke dalam goni beras," tutur Aris. Barang bukti yang disita satu buah ember warna biru, satu buah kain sarung dan sebilah pisau.

Saat ini keduanya sedang menjalani proses hukum di markas komando. Ini berdasarkan keterangan laporan polisi atas nama Rahmad Hidayat Ritonga.

"Mawarni Sari alias Gadis disangkakan Pasal 341 KUHPidana tentang dengan sengaja menghilangkan nyawa anak sendiri dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," tegas Aris.

"Dahri alias Ai disangkakan Pasal 293 KUHPidana tentang perbuatan cabul terhadap anak dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," jelas Aris.

Untuk diketahui, sebelumnya aroma menyengat membuat warga di Jalan Bersama Gang Nusa Indah, Kelurahan Bandar Selamat, Medan Tembung mendadak heboh, pada Selasa (22/10/2019) pagi.

Agustina Mayasari Lubis adalah orang yang sangat mencium bau tidak sedap itu datang dari samping kediamannya. Setelah dicari tahu ternyata bau bangkai itu berasal dari mayat bayi yang di simpan di dalam goni.

Temuan Agustina itu, dilaporkan kepling dan diteruskan ke Polsek Percut Sei Tuan untuk dilakukan penyelidikan siapa yang membuang mayat bayi malang tersebut.

sumber: tribunnews.com

Editor: Sella Simorangkir.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan