HETANEWS

Dikejar Sampai Medan, Pelaku Pembunuhan Siti Rahma Lubis Dihadiahi Timah Panas

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi S.IK, memimpin langsung jalannya press release, atas terungkapnya kasus pembunuhan sadis yang dialami korban Siti Rahma Lubis (58), Senin (28/10/2019), pukul 10.00 WIB, di depan ruang kerja Kapolres. (foto/wh)

Tebingtinggi, hetanews.com - Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi S.IK, memimpin langsung jalannya press release, atas terungkapnya kasus pembunuhan sadis yang dialami korban Siti Rahma Lubis (58), PNS, warga jalan DI Panjaitan, Kelurahan Rambung, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Senin (28/10/2019), pukul 10.00 WIB, di depan ruang kerja Kapolres.

Kapolres, didampingi Kasat Reskrim, AKP Rahmadani SH MH, dalam paparannya menyampaikan, pembunuhan itu terjadi pada Kamis (17/10/2019) lalu, sekira pukul 18.30 WIB, didalam rumah korban.

Saat ditemukan, kepala korban pecah, leher dan di pergelangan tangan korban ada bekas sayatan pisau yang dilakukan tersangka, berinisial YP (20), warga jalan Prof Dr Hamka, Lk VII, Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi, jelas Sunadi.

Konologis penangkapan tersangka, lanjut Kapolres, awalnya personil Sat Reskrim Polres Tebingtinggi, bersama Subdit III Ditkrimum Polda Sumut, melakukan penyelidikan, Selasa (22/10/2019) lalu, pukul 14.00 WIB.

Dari hasil penyelidikan, salah seorang tersangka, berinisial AES, berhasil diamankan dari loket angkutan kota Sandra Prima, di jalan SM Raja Medan dan disebut sebagai penadah barang milik korban.

Baca juga: Geger, Siti Ditemukan Tewas Mengenaskan di Rumahnya

Petugas berhasil mengamankan 1 unit HP merk Xiomi Redmi 5 A warna rose gold milik korban, Siti Rahma Lubis.

Saat diintrogasi, tersangka pun mengaku,  bahwa HP tersebut diperoleh dari perantara, berinisial MRS.

Dan berdasarkan keterangan MRS, bahwa HP korban, dijual MFH, dimana MFH memposting HP tersebut melalui aku facebook miliknya.

Tersangka YP saat digiring petugas. (foto/wh)

"Selanjutnya juga yang berinisial MBN diamankan. Dimana, ia yang meminta tolong agar HP tersebut diposting dengan akun milik pelaku YP sebelumnya. Dan berdasarkan interogasi, bahwa HP korban diperoleh dari pelaku YP dan selanjutnya Tim Opsnal melakukan penangkapan terhadap YP dan mengakui telah melakukan pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan  yang mengakibatkan Siti Rahmah Lubis, meninggal dunia,"beber  Kapolres.

Waktu bersamaan, Kasat Reskrim, AKP Rahmadani menambahkan, bahwa pada saat akan dilakukan pengembangan dan pengumpulan barang bukti, pelaku YP berusaha melarikan diri, sehingga personil melakukan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukannya.

Sehingga tindakan tegas dan terukur dilakukan dan mengenai kaki bagian kiri dan kanan YP.

Selanjutnya, YP dibawa ke RS Bhayangkara untuk diberikan pertolongan atau tindakan medis.

Adapun barang bukti yang berhasil kita amankan, yaitu, 1 unit sepeda motor Honda Vario warna merah dengan nopol BK 5814 NAP, beserta kunci kotaknya, 1 unit handphone Xiaomi Redmi 5A warna rose gold, 1 buah tabung gas elpiji 3 kg, 1 potong kain sarung motif kotak kotak warna merah hitam abu - abu merek gajah kursi, 1 buah tas kain warna pink, 1 buah gayung plastik warna hijau, 1 potong jaket warna abu - abu yang bagian depannya ada tulisan After Girl, dan 1 potong baju kaos lengan pendek warna hitam kuning yang ada tulisan Ironman merek ABCO.

Akibat perbuatannya, tersangka YP, dijerat Pasal 339 atau Pasal 365 ayat (3) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau penjara sementara selama - lamanya 20 tahun, tegas Rahmadani.

Penulis: wh. Editor: gun.