HETANEWS

Prabowo Masuk Kabinet Jokowi, Begini Reaksi Amien Rais

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dalam seminar di DPR RI

Jakarta, hetanews.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mengumumkan jajaran kabinetnya yang baru. Yang cukup menghebohkan adalah kepastian masuknya Prabowo Subianto masuk dalam jajaran 'pembantu' Jokowi itu.

Lama tak terdengar, bagaimana reaksi Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais terkait susunan kabinet Jokowi yang baru tersebut?

Diketahui, selama ini Amien Rais dikenal sebagai salah satu pendukung Prabowo Subianto saat Pilpres 2019 lalu. Ia bahkan kerap melayangkan serangan frontal terhadap Jokowi selaku rival Prabowo di Pilpres 2019 itu.

Dilansir dari kantor berita Antara, Amien Rais akhirnya buka suara. Ia mengaku untuk sementara masih menahan diri melontarkan kritik terhadap kabinet Jokowi jilid II atau Kabinet Indonesia Maju.

"Jadi sementara ini saya masih menahan diri, karena saya harus fair harus sportif. Berikan dulu waktu untuk konsolidasi dan lain-lain. Kalau ternyata sudah enam bulan 'jebulnya' tidak bisa apa-apa nanti kita buat perhitungan," kata Amien seusai menjadi pembicara dalam kajian dengan tema "Islam dan Komunis (bahaya laten komunis)" di Masjid Jami' Karangkajen, Yogyakarta, Minggu (27/10/2019) malam.

Menurut Amien, Kabinet Indonesia Maju tidak perlu buru-buru dikritik. Kabinet yang baru saja dibentuk Presiden Joko Widodo itu perlu diberi waktu untuk merealisasikan cita-cita yang dijanjikan enam bulan hingga satu tahun ke depan.

"Jangan belum apa-apa ini (dianggap) kabinet yang tidak profesional, kabinet karut marut, kabinet yang membuat banyak problem tidak nendang, dan lain-lain," kata dia.

Namun, apabila setelah batas waktu tersebut ternyata tidak kunjung menunjukkan mutu sesuai cita-cita yang dijanjikan maka perlu dikritik.

"Kalau jelas tidak bermutu tidak sesuai cita-cita yang dijanjikan maka mengapa tidak lantas kita mengambil peran yang lebih nyata lagi supaya 'dijewer' kalau sampai tidak 'deliver'. Tidak 'deliver' artinya tidak melaksanakan janji-janjinya itu," kata Amien.

Sementara itu, terkait masuknya Prabowo Subianto dalam Kabinet Indonesia Maju, Amien mengaku tidak merestui juga tidak menentangnya.

"Kalau saya bapaknya Prabowo, saya merestui. Saya enggak merestui, tidak menolak, tidak melawan juga," kata Amien.

Sumber: suara.com 

Editor: suci.