HETANEWS.COM

Angdes Dilarang Masuk Inti Kota, Loket Liar Tak Ditertibkan

Loket di kompleks eks terminal Suka Dame, 26 Februari 2019

Siantar, hetanews.com - Penerapan aturan Angdes dilarang masuk ke inti kota oleh Dishub dan Satlantas Polres Pematangsiantar masih menuai pro dan kontra. Kedua instansi terkait tidak menertibkan loket-loket liar yang ada di Pematangsiantar.

Larangan Angdes [Angkutan Pedesaan] juga tak berjalan maksimal. Selain merugikan para supir maupun penumpang, Organda Simalungun juga memohon pertimbangan atas ditetapkan aturan tersebut. 

Dalam penerapannya, pemberhentian Angdes dipusatkan di terminal Tanjung pinggir. Meski begitu sejauh ini tak satu pun Angdes yang pernah ngetem di terminal tipe A itu. 

Baca juga: Keluhan Supir Ketika Angdes Dilarang Masuk Inti Kota

Hal itu diakui oleh Humas Korsatpel terminal Tanjung Pinggir, Jhon Liben. "Sampai sekarang belum ada Angdes yang masuk terminal," kata Dishub Provinsi Sumut ini, Jumat (25/10/2019).

"Saya lihat mereka membuat terminal-terminal bayangan. Itu yang seharusnya ditertibkan. Boleh kita liat secara kasat mata, terminal eks Suka Dame. Itu kan banyak Angdes yang mangkal," ucapnya menambahkan.

Liben menuturkan, seharusnya yang diharapkan dalam penerapan aturan, Dishub dan Satlantas Polres Pematangsiantar melakukan penertiban loket liar dan mengarahkan Angdes ke Tanjung pinggir. 

Disinggung bagaimana penyebab hal demikian bisa terjadi, menurutnya, kedua instansi itu tak konsisten dalam penerapan aturan. 

"Kami melihat Dishub dan Satlantas masih belum konsisten dalam menegakkan aturan itu," ungkapnya.

"Artinya kan, membuat suatu peraturan orang itu kan menegakkannya. Jangan dibuat aturan rupanya gak ditegakkan, kan gitu," pungkasnya.

Pada prinsipnya, kata Liben menambahkan, pihaknya tetap siap menerima kehadiran seluruh Angdes di terminal tipe A, sesuai dengan regulasi yang ada.

Kasatlantas Polres Pematangsiantar melalui Humas Aipda Napena Surbakti menjelaskan, penerapan aturan Angdes ini disebut dalam rangka mewujudkan kamseltibcarlantas di wilayah Pematangsiantar. 

"Jadi batas angdes itu hanya bisa menurunkan penumpang di halte-halte yang disediakan, selanjutnya penumpang yang hendak ke kota harus mengambil angkot yang menuju inti kota," kata Napena diwawancari pekan lalu.

Seperti diketahui, penerapan aturan atas kesepakatan antara Dishub dan Satlantas Polres Pematangsiantar. Tak tanggung-tanggung, Angdes yang masuk ke inti kota jalan Sutomo-Merdeka terkena tilang.

Penerapan aturan dalam upaya dalam mengurangi kemacetan yang diakibatkan volume kendaraan roda empat yang melintas di Sutomo-Merdeka.

Baca juga: Angdes Dilarang Masuk Kota, Penumpang Asal Simalungun Terdampak

Penulis: huget. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan