HETANEWS

Jalan Ini Mirip Kolam Renang, Dekat Kantor Bupati Sergai Pula Itu

Jalan lintas desa yang berdekatan dengan Kantor Bupati Sergai, kondisinya memprihatinkan, mirip kolam renang. (foto/sutrisno)

Sergai, hetanews.com - Jalan yang menghubungkan Desa Firdaus dengan Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai, yang terletak di  Dusun VIII, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, dan juga berdekatan dengan kantor Bupati Sergai, kondisinya sangat memprihatinkan.

Jalan tersebut, tampak digenangi air hingga setinggi betis kaki orang dewasa.

Kondisi ini sudah sering terjadi bila musim penghujan, dan kalau musim kemarau, jalan tersebut berlubang dan sangat menanggu aktivitas masyarakat yang melintas dari jalan tersebut serta rawan kecelakaan.

Jalan ini, sebelumnya juga berlumpur, jika disirami air hujan, karena di pinggir parit sebelah kanan, ada penggalian untuk pemasangan pipa  PDAM.

Akibat kesalahan tersebut, pihak pekerja dari pihak pemborong PDAM, menutup kembali galian itu dengan asal-asalan, sehingga tanah galian berserakan hingga ke badan jalan.

Pekerjaan penggalian yang dilakukan oleh pihak PDAM  ini, menimbulkan kekecewaan besar bagi masyarakat  Firdaus.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sergai, Zuhari yang dimintai tanggapan, terkait jalan becek dan menjadi langganan genangan air tersebut, Jumat (25/10/2019) siang, berharap agar pemerintah daerah setempat dapat  memberikan solusi, apalagi kondisi jalan itu sudah lama  dikeluhakn masyarakat.

Paling tidak, pemerintah bisa meningkatkan kondisi jalan tersebut menjadi lebih baik lagi, sehingga tidak terlihat seperti "parit" jalan yang setiap hari dilintasi oleh masyarakat, katanya.

Dijelaskannya, badan jalan yang ada saat ini, lebih rendah dari parit yang berada di sisi kiri dan kanan.

Oleh karena itu perlu dilakukan peningkatan, ujarnya lagi.

Dan jika dilakukan gotong royong untuk membersihkan saluran parit, mungkin itu sifatnya hanya sesaat. Dan apabila curah hujan lebat, maka parit tidak mampu lagi menampung  debit air hujan, maka akan meluap ke badan jalan, ungkapnya.

Disampingi itu, kondisi parit yang ada sekarang ini sangat rendah, persis di pinggir jalan dan yang di belakang sedikit tinggi, sehingga air juga tidak lancar mengalir, katanya.

Semoga pemerintah daerah dapat mengurangi derita masyarakat, harapnya.

Penulis: sutrisno. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.