HETANEWS

Belum "Move On" dari Susi dan Jonan? Ini Momen Pertama Saat Keduanya Jabat Menteri

Susi Pudjiastuti (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Jakarta, hetanews.com - Tak masuknya nama Susi Pudjiastuti dan Ignasius Jonan dalam Kabinet Indonesia Maju menjadi perhatian luas publik. Di media sosial misalnya, banyak warganet yang belum bisa move on dari kedua nama tersebut.

Bahkan muncul meme foto saat keduanya tidur pulas. Susi tidur pulas di sofa Bandara John F Kennedy, New York, Amerika Serikat sementara Jonan tidur pulas di kursi kereta api. Saat jadi menteri, aksi Susi dan Jonan memang kerap jadi perhatin publik bahkan saat awal menjabat sebagai menteri di Kabinet Kerja 2014-2019.

Lantas bagaimana momen Susi dan Jonan saat awal jadi menteri Oktober 2014 lalu?

Susi

Sejak kemunculannya dan dikenalkan Presiden Jokowi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan oleh Presiden Jokowi pada 26 Oktober 2014, sosok Susi langsung menimbulkan polemik.

Gara-garanya Susi kepergok merokok di lingkungan Istana Negara pasca pelantikan. Susi sendiri memberikan penjelasan bahwa ia tak berniat mempertontonkan hal tersebut. Ia juga mengatakan berupaya keras berhenti merokok lantaran tahu persis konsekuensi rokok bagi kesehatan.

Selain itu, sehari pasca dilantik, Susi juga langsung dikritik oleh pakar kelautan Instutut Teknologi Bandung. Perempuan asal Pangandaran, Jawa Barat itu dinilai tak memiliki kompetensi menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Namun kritikan itu dibalas Susi dengan tantangan. "Kalau kesombongan mereka itu bisa dibuktikan, saya akan ajak kerja sama," tekan Susi dalam konferensi pers, di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Rabu (28/10/2014). Benar saja, kritik itu dijawab Susi dengan berbagai kebijakan yang tegas. Sebut saja pelarangan penggunaa alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan, pelarangan bongkar muat kapal ikan di tengah laut (transshipment), hingga penenggelaman kapal illegal fishing.

Jonan

Lain halnya dengan Susi, masuknya Jonan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 2014 silam justri banyak menuai pujian. Maklum saja, namanya sudah dikenal luas sebagai salah satu CEO BUMN sukses karena melakukan revolusi di sektor perkeratapian Indonesia saat menjabat Direktur Utama PT KAI.

Setelah dilantik jadi Menteri Perhubungan, Jonan langsung melakukan inspeksi kantor Kementerian Perhubungan. Sosok yang dikenal detail ini punya gaya sendiri saat menyusuri dua gedung di Kementerian Perhubungan, yaitu Gedung Karsa yang memiliki 9 lantai dan Gedung Karya yang memiliki 25 lantai itu. Jonan tak jarang harus naik turun lantai untuk menengok setiap ruangan di semua direktorat Kemenhub.

Namun, ada yang menarik saat Jonan naik turun lantai itu, dia tidak hanya menggunakan lift biasa, tetapi juga menggunakan lift barang. Saat itu, aksinya membuat bingung para pejabat Kemenhub. Tak hanya menggunakan lift barang, untuk turun ke lantai bawah pun, dia sempat memilih menggunakan tangga darurat.

Aksinya itu membuat para pejabat Kemenhub berkeringat. Setelah hampir satu jam meninjau semua ruangan direktorat, Jonan langsung menggelar rapat dadakan di ruangannya. Beberapa hari setelah jadi menteri, Jonan membuat pengakuan. Ia ternyata masih geli saat orang-orang memanggilnya "Pak Menteri". “Cuma saya geli saja dipanggil Pak Menteri," kata Jonan saat berbincang bersama wartawan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (28/10/2014)

Sumber: KOMPAS

Editor: tom.