HETANEWS

Juliari Batubara, Orang Batak Pertama yang Dipanggil Presiden Jokowi ke Istana untuk Calon Menteri

Jakarta, hetanews.com - Sejak Senin (21/10/2019), beberapa tokoh berturut-turut datang ke Istana Negara. Menggunakan kemeja putih serta bawahan hitam, mereka datang sebagai calon menteri Kabinet Kerja Jilid II.

Hari ini, Selasa (22/10/2019), Wakil Bendahara Umum PDI Perjuangan Juliari Batubara tiba di Istana Negara.

Juliari Batubara menjadi pria keturunan Batak pertama yang diundang oleh Presiden Jokowi ke Istana Negara. Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ini merupakan kader pertama PDI-P yang dipanggil Presiden.

Bernama lengkap, Juliari Peter Batubara, merupakan seorang pengusaha muda sekaligus presiden direktur dari sebuah perusahaan penghasil oli kendaraan bermotor.

Sebagai pemimpin perusahaan pun, dia menyambet banyak prestasi dari segi perkembangan perusahaan. Juliari Batubara terlahir dari pasangan AP Batubara (71) dan MH Tambunan (60), pada 22 Juli 1972.

Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Sebagai anak pertama, Ari memang sengaja dipersiapkan untuk memimpin sebuah perusahaan keluarga.

Juliari lahir dan dibesarkan di Jakarta. Dia mengemban pendidikan SD-SMA di Jakarta. Dia melanjutkan pendidikan di Riverside City College USA (1991-1995) dan Chapman University USA (1995-1997).

Setelah lulus tahun 1997, Ari langsung kembali ke Tanah Air dan mulai masuk ke perusahaan sang ayah pada tahun 1998.

Meski begitu, Juliari tetaplah memulai karirnya dari level dasar. Dalam sebuah wawancara, Juliari Batubara mengaku bahwa dirinya hanya digaji sekitar Rp 1 juta saat itu.

Kendati demikian, Ari banyak belajar tentang penerapan manajemen perusahaan di kehidupan nyata setelah puas menimba ilmu di bangku kuliah.

Tahun 2003, Juliari dipercaya sang ayah untuk memimpin perusahaan yang memproduksi pelumas. Produk pelumasnya yakni Pennzoil dan Evalube kini dianggap sebagai sebagai salah satu produk pelumas yang patut diperhitungkan di tengah-tengah maraknya produk pelumas asal luar negeri.

Juliari sempat menjadi Ketua Harian Asosiasi Produsen Pelumas Indonesia (ASPELINDO) pada 2007-2014.

Selain itu, Juliari juga pernah menjadi Wakil Ketua Komite Tetap Akses Informasi Peluang Bisnis-Bidang UMKM KADIN Indonesia pada 2009-2010.

Selain berprestasi di dunia bisnis, Juliari juga aktif di bidang politik, sejak bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) tahun 2003, sebagai Anggota Badan Pemenangan Pemilu Pusat.

Sejak tahun 2010 hingga saat ini, dia berperan sebagai Wakil Bendahara Umum PDI Perjuangan. Tahun 2019 ini, Juliari Batubara menjadi anggota DPR RI.

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.