HETANEWS

Kepastian Politik Buat IHSG Naik 7,04 Poin

Ilustrasi. Foto : MI/ADAM DWI.

Jakarta, hetanews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik pada hari ini seiring dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI pada kemarin. Belum ada sentimen pemantik dari luar negeri. Sementara itu gerak rupiah bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah.

 
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik pada penutupan perdagangan Senin 21 Oktober 2019. IHSG berada pada level 6198 atau naik 0,11 persen. Volume perdagangan sebesar 14,9 miliar lembar saham dengan nilai Rp6,3 triliun. 188 saham naik dan 253 saham turun. 253 saham turun dan 173 saham tak diperdagangkan.

 
Kepastian politik muncul usai Joko Widodo dan Ma’ruf Amin resmi dilantik sebegai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Presiden Joko Widodo juga dikabarkan akan memangkas golongan eselon di periode kedua pemerintahannya. Penyederhanaan birokrasi diharapkan akan menciptakan investasi.

Sayangnya, sentimen dalam negeri tak terbantu dengan data global. Bursa saham AS pada akhir pekan lalu ditutup melemah. Dow Jones turun sebesar 0.95 persen, S&P 500 turun 0.39 persen, dan Nasdaq turun 0.83 persen. Pelemahan pada bursa AS juga diikuti oleh bursa saham Eropa. FTSE dan Euro Stoxx mengalami penurunan masing masing sebesar 0.44 persen dan 0.26 persen.

Pagi ini, bursa saham Asia dibuka mixed. Bursa saham Nikkei dibuka naik 0.17 persen, ASX melemah 0,23 persen, dan Kospi dibuka flat. Pada Jumat pekan lalu (18/10), IHSG ditutup positif dengan menyentuh level 6.192. Kami perkirakan pada hari Senin (21/10), IHSG akan cenderung menguat menunggu pengumuman kabinet baru.

Sementara itu, Bloomberg melansir mata uang rupiah melemah 67 poin dengan berada pada Rp14.080 per USD. Yahoo finance mencatat mata uang rupiah melemah 66 poin dengan berada pada Rp14.073 per USD. Bank Indonesia merekam mata uang rupiah berada pada Rp14.132 per USD.

Sumber: medcom.id

Editor: tom.