HETANEWS

Bentrokan Memburuk di Barcelona, Presiden Catalan Tuding Penyusup

Protes yang terjadi di Catalonia berujung pada kerusuhan. Foto: AFP

Barcelona, hetanews.com - Barcelona mengalami malam keempat kekerasan dan terburuk pada Kamis. Para ketika pendukung pro-kemerdekaan bentrok dengan polisi dan kelompok sayap kanan dalam pertikaian hingga Jumat pagi.

 
Gangguan itu menyusul demonstrasi besar yang digelar sebelumnya pada malam itu bubar dan sejumlah kelompok demonstran bentrok dengan polisi di pusat kota. Disebutkan bahwa sebuah toko pakaian dibakar dan sebuah bank dirusak.

 
Pada dini hari, kelompok-kelompok pengunjukrasa bertempur dengan polisi, melemparkan batu dan setidaknya satu bom bensin dalam upaya menjangkau gedung pemerintah Spanyol di kota itu.

Seorang pengunjuk rasa pro-kemerdekaan dipukuli habis-habisan oleh sekelompok pendukung sayap kanan. Jalanan dipenuhi bau api unggun membakar sampah. Banyak luka dilaporkan.

 
Di tengah kekacauan, TV publik Catalan dan saluran utama TV Barcelona berhenti menyiarkan berita. Seperti itu juga yang dilakukan setidaknya salah satu harian daring, untuk mendukung pemogokan umum Jumat, ketika para demonstran dari seluruh Catalonia akan berkumpul di ibu kota.

 
Sebelumnya, Presiden Catalan, Quim Torra, mengutuk protes kekerasan yang telah meletus di seluruh wilayah pekan ini. Tetapi dia menyalahkan kerusuhan pada ‘penyusup’ yang berusaha merusak citra damai gerakan pro-kemerdekaan.

 
Kekerasan itu, dimulai Senin malam setelah Mahkamah Agung Spanyol memenjarakan sembilan pemimpin pro-kemerdekaan atas peran mereka dalam upaya gagal untuk memerdekakan diri dua tahun lalu, meningkat tajam pada Rabu malam.

 
Pada Rabu mobil dibakar dan polisi Catalan mengatakan koktail molotov dilemparkan dan petugas diserang dengan batu, asam, kembang api, dan ketapel.

 
Delapan puluh orang, termasuk 46 petugas polisi, terluka semalam dan 33 orang ditangkap, menurut pihak berwenang Spanyol.
 
"Tidak ada aktivitas kriminal yang akan dibiarkan begitu saja," kata Menteri Dalam negeri sementara Fernando Grande-Marlaska pada Kamis setelah menghadiri pertemuan khusus dengan perdana menteri, pakar intelijen, dan keamanan.

 
“Catalonia telah mengalami kerusakan material dan reputasi meluas yang disebabkan oleh kelompok minoritas yang terorganisasi dengan sempurna,” imbuhnya.

Tanggapan Catalonia

Presiden Quim Torra yang telah menghadapi imbauan untuk mengeluarkan kecaman tegas atas kekerasan, memohon protes damai dalam pidato televisi pada dini hari Kamis pagi.

"Ini harus dihentikan sekarang. Tidak ada alasan atau pembenaran untuk membakar mobil, atau vandalisme lainnya. Protes harus damai," tegas Torra, dikutip dari Guardian, Jumat 18 Oktober 2019.

Namun dia mengklaim kekerasan itu pada individu yang mencoba merusak reputasi gerakan kemerdekaan.

"Kami tidak bisa membiarkan kelompok-kelompok seperti itu yang menyusup dan memprovokasi untuk merusak citra gerakan yang diikuti jutaan warga Catalan," tuturnya.

Berbicara di parlemen regional pada Kamis pagi, Torra tetap menantang, menggambarkan keputusan mahkamah agung untuk memenjarakan sembilan pemimpin karena penghasutan dan penyalahgunaan dana publik sebagai ‘memalukan’.

Dia juga menyarankan bahwa referendum kemerdekaan unilateral lainnya harus diadakan, menambahkan: "Jika kita dijatuhi hukuman 100 tahun penjara karena mengeluarkan kotak suara, jawabannya jelas: kita harus mengeluarkannya lagi untuk penentuan nasib sendiri."

Presiden Catalan telah dikritik karena menyerukan pembangkangan sipil saat polisi antihuru-hara Catalan dikerahkan untuk memulihkan ketertiban.

Cegah kekerasan

Pada Rabu, Torra mencuit, "Kekerasan tidak mewakili kita", tetapi tidak berupaya lebih jauh meskipun dua malam perusakan dan pertempuran antara pengunjuk rasa dan polisi dan upaya untuk menduduki bandara Barcelona-El Prat.

 
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez mendesaknya untuk mengeluarkan kecaman yang jelas terhadap kekerasan.
 
Sebelumnya pada Rabu, para pemimpin yang dipenjara telah mengeluarkan seruan bersama agar protes damai setelah pemerintah Spanyol memperingatkan setiap kekerasan lebih lanjut akan dibalas dengan tanggapan "tegas, proporsional, dan bersatu".

 
Ribuan orang juga telah berbaris secara damai sejak Rabu menuju ibu kota regional, Barcelona, tempat para mahasiswa mogok dan serikat pekerja yang berencana untuk bergabung pada Jumat.

 
Lawan politik Sanchez mendesaknya untuk mengambil garis keras tentang kerusuhan Catalan. Tetapi perdana menteri mengatakan bahwa respons yang tumpul hanya akan memperburuk keadaan.

 
Catalonia telah kembali ke puncak agenda politik ketika Spanyol bersiap menggelar pemilu untuk keempat kalinya dalam beberapa tahun pada 10 November.

Sumber: medcom.id

Editor: tom.