HETANEWS

Guru di Chicago Mogok Kerja, Lebih dari 300.000 Siswa Tidak Sekolah

Ratusan guru dan pendukungnya berpawai beberapa hari sebelum serikat guru mogok kerja bila kontrak tidak tercapai, di Chicago, 14 Oktober 2019.

Chicago, hetanews.com - Guru-guru yang mogok kerja berbaris di luar ratusan sekolah di Chicago, Kamis (17/10), setelah serikat guru dan pejabat-pejabat kota itu gagal mencapai perjanjian kontrak di distrik dengan jumlah sekolah terbanyak ketiga di Amerika itu.

Lebih dari 300.000 siswa tidak sekolah akibat aksi pemogokan hari pertama ini, yang tampaknya akan berlanjut hingga Jumat (18/10).

Pemogokan guru di Chicago itu terjadi setelah Serikat Guru Chicago pada Rabu (16/10) malam menegaskan bahwa 25.000 guru anggota serikat itu tidak akan kembali mengajar setelah gagalnya perundingan antara serikat itu dengan Dinas Pendidikan Chicago terkait soal gaji dan tunjangan, ukuran kelas dan waktu persiapan mengajar bagi para guru.

Guru-guru yang piket pada Kamis mengatakan pemogokan itu dilakukan untuk mendapatkan lebih banyak sumber daya dan ukuran kelas yang lebih kecil di distrik yang kekurangan anggaran itu, bukan untuk membuat mereka mendapatkan gaji yang lebih besar. 

Sumber: Voice of America Indonesia

Editor: tom.