HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Dandim Bojonegoro Ikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden

Bojonegoro, hetanews.com  - Bersama jajaran Forkopimda, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Bambang Hariyanto turut mengikuti Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang.

Apel gelar pasukan dilangsungkan di Alun-alun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro diikuti TNI, Polri, Subdenpom TNI, Kompi Brimob Detasemen C, Satpol PP, Damkar, Dishub, BPBD, Orari, Senkom, Rapi dan Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro.

Saat memimpin apel gelar pasukan ini, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, membacakan amanat Kapolda Jawa Timur menyampaikan bahwa kondisi kamtibmas wilayah Jawa Timur relatif kondusif. Hal ini merupakan hasil kerja keras dari segenap komponen yang punya satu komitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dengan slogan Jogo Jawa Timur, dan atas ridho dari Tuhan Yang Maha Esa.

"Kita juga memberi apresiasi yang positif terhadap masyarakat jawa timur, khususnya massa pendukung para capres cawapres serta para tim sukses yang mampu bersikap dewasa dalam mengekpresikan idolanya. Tidak lagi ada suatu kelompok massa yang mengintimidasi kelompok lainnya, hanya karena idolanya berbeda. Sehingga pelaksanaan pemilu berlangsung dengan aman dan damai," ujarnya.

Menurutnya, apel pasukan ini adalah untuk mengetahui kesiapan bersama dalam rangka kegiatan pengamanan imbangan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. Diharapkan proses pelaksanaan pelantikan tersebut, berjalan dengan aman dan lancar serta kondisi Jawa Timur tetap kondusif.

Untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Bojonegoro, pihaknya akan terus meningkatkan giat deteksi dini dan aksi terhadap seluruh perkembangan kerawananan di wilayah guna mengeliminir terjadinya gangguan kamtibmas menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.

"Kita juga akan melakukan penggalangan, dan pembinaan kepada masyarakat dengan cara persuasif edukatif supaya masyarakat tidak mudah terpancing terhadap semua ajakan yang bersifat profokatif," terang Kapolres AKBP Ary Fadli.(pen0813) 

Penulis: Mas pen. Editor: anto.