HETANEWS

Sering Terjadi Pemalakan di Kawasan Eks Terminal Sukadame, Kapolsek Tingkatkan Patroli

Polsek Siantar Utara. (Int)

Siantar, hetanews.com - Seringnya terjadi pemalakan atau pemungutan liar (Pungli) terhadap sejumlah pengendara, di sekitar eks Terminal Parluasan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, membuat warga resah.

Untuk menindaklanjuti keluhan warga, awak media ini mencoba menkonfirmasi Kapolsek Siantar Utara, AKP Lintas Pasaribu.

Kata Kapolsek, pihak telah meningkatkan patrol, di sekitar tempat yang sering terjadinya pemalakan.

"Selama ini, kita rutin dalam melakukan patroli, mau itu malam maupun pada siang hari. Agar masyarakat yang berada di sekitar jalan ini (eks terminal) tidak merasa takut dan resah dengan adanya pemalakan atau pungutan liar,"ungkap AKP Lintas Pasaribu, Kamis (17/10/2019), sekira pukul 15.30 WIB.

Dia menghimbau masyarakat, apabila mengalami pemalakan di sekitar eks Terminal Sukadame agar langsung melaporkannya ke Polsek Siantar Utara.

Baca juga: Viral di Medsos, Pelaku Pemalak Truk Diciduk Polisi dari Parluasan

"Apabila ada masyarakat terkena pemalakan dengan orang yang tidak dikenal di sekitar eks terminal, segera membuat laporan ke Polsek Siantar Utara, kita akan langsung menindaklanjuti laporan tersebut," akhirnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, petugas Sat Reskrim Polres Siantar, berhasil mengamankan seorang pelaku pemalakan, di sekitar eks Terminal Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Rabu (15/10/2019).

Pelaku pemalakan tersebut, diketahui bernama Dame Tampubolon (35), warga Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Pelaku melakukan pemalakan dengan modus meminta uang duka terhadap sopir - sopir yang melintas.

Penulis: res. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.

Komentar 1
  • pinondang turnip
    Payah...
    Kita disuruh melaporkan kasus yg menimpa kita, nanti anggotanya pasti minta bukti pemalakan nya...... Kalau ngak ada bukti, laporan kita pasti ngak diterima untuk ditindak lanjuti..... Alasan klasik