HETANEWS

Christian Dior Minta Maaf ke China karena Tak Masukkan Taiwan dalam Peta Negaranya

Christian Dior minta maaf kepada China terkait peta

China, hetanews.com - Merek kenamaan Prancis Christian Dior meminta maaf kepada China dan menegaskan dukungan bagi kedaulatan negara itu.

Permintaan maaf disampaikan merek asal Prancis tersebut setelah menampilkan peta China tanpa memasukkan Taiwan di dalamnya untuk presentasi.

Peristiwa ini terjadi saat melakukan presentasi jaringan butiknya di Universitas Zhejiang Gongshang di Kota Hangzhou. Seorang staf di kantor karier universitas mengatakan Dior datang ke kampus untuk membuka rekrutmen, namun ada masalah dengan peta yang ditunjukkan.

Perusahaan bagian dari grup mewah LVMH itu merespons dalam posting-an di akun Weibo mereka menyelidiki insiden ini dengan serius.

"Pertama-tama Dior menyampaikan permintaan maaf mendalam atas pernyataan salah yang dibuat oleh anggota staf Dior dalam presentasi di kampus," kata perusahaan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut tentang acara tersebut, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (17/10/2019).

"Dior selalu menghormati dan menjunjung tinggi satu prinsip China yang secara ketat melindungi kedaulatan dan integritas teritorial, serta menghargai perasaan rakyat China," katanya lagi, seraya menambahkan akan mengambil tindakan pencegahan agar kejadian serupa tak terulang lagi.

Taiwan merupakan masalah teritorial China paling sensitif. Pemerintahan Beijing menganggap negara pulau itu sebagai provinsinya dan bagian dari kebijakan 'satu China'.

Namun Dior bukan sati-satunya merek yang terganjal masalah dengan China. Merek mode seperti Givenchy, Coach, dan Versace juga menyampaikan permintaan maaf beberapa bulan terakhir.

sumber: inews.id

Editor: sella.